phone: +62852 5254 2414
e-mail: simonmurdani@gmail.com

Teknologi Jaringan Kabel dan Nirkabel XI TJKT - SM 2

 Teknologi Jaringan Kabel dan Nirkabel


Pada akhir fase F, peserta didik mampu menginstalasi jaringan kabel dan nirkabel, melakukan perawatan dan perbaikan jaringan kabel dan nirkabel, memahami standar jaringan nirkabel, memilih teknologi jaringan nirkabel indoor dan outdoor sesuai kebutuhan, melakukan instalasi perangkat jaringan nirkabel, menguji instalasi perangkat jaringan nirkabel, menjelaskan konsep layanan Voice over IP (VoIP), mengkonfigurasi layanan Voice over IP (VoIP), memahami jaringan fiber optic, memahami jenis-jenis kabel fiber optic, memilih kabel fiber optic, menerapkan fungsi alat kerja fiber optic, menggunakan alat kerja fiber optic, melakukan sambungan fiber optic, dan melakukan perbaikan jaringan fiber optic. paparkan materinya
Kegiatan 1 -  5 Januari 2025
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1. Jelaskan bagaimana analisis kebutuhan terhadap "tipe aplikasi" dapat memengaruhi pilihan standar Wi-Fi dan frekuensi operasi. Berikan contoh.
2. Bagaimana Anda akan menggunakan aplikasi Wi-Fi Analyzer untuk membantu dalam penempatan Access Point di lingkungan indoor yang padat?
3. Jelaskan perbedaan mendasar antara Wireless Router dan Wireless Access Point (AP) dalam konteks arsitektur jaringan yang lebih besar.
4. Sebutkan tiga tantangan unik yang mungkin dihadapi saat mengimplementasikan jaringan nirkabel di lingkungan outdoor dan bagaimana Anda akan mengatasinya.
5. Bagaimana sistem Mesh Wi-Fi dapat menjadi solusi yang lebih baik dibandingkan beberapa repeater untuk cakupan Wi-Fi di rumah yang besar atau bertingkat?
Link pengiriman Tugas : https://forms.gle/cuUmj6VUqyNTvRMo9

Zona Aktivitas
A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan I)
1. Sebutkan tiga langkah penting dalam instalasi fisik  Wireless Access Point (AP).
2. Apa perbedaan utama antara  antena omnidirectional dan directional dalam instalasi jaringan nirkabel?
3. Jelaskan tujuan dari pengujian konektivitas dasar dan akses internet setelah instalasi jaringan nirkabel.
4. Mengapa uji latensi penting untuk aplikasi seperti video conference?
5. Sebutkan tiga informasi kunci yang harus disertakan dalam dokumentasi hasil pengujian jaringan nirkabel.
Link pengiriman Tugas : https://forms.gle/PS1aNZzaxtvuLRzn8

Ulangan Akhir
A. Pilihlah salah satu jawaban yang tepat.
1. Saat memasang Wireless Access Point (AP), mengapa penting untuk menempatkannya di lokasi sentral dan di ketinggian yang wajar?
a. Agar AP tidak mudah dicuri.
b. Untuk memaksimalkan cakupan sinyal dan meminimalkan dead zones.
c. Agar mudah dijangkau untuk pemeliharaan.
d. Untuk mengurangi konsumsi daya.
e. Agar terlihat lebih estetik.
2. Apa yang harus Anda sambungkan ke port WAN (Internet) pada wireless router saat instalasi awal?
a. Kabel dari komputer klien.
b. Kabel dari switch.
c. Kabel dari modem (ISP).
d. Kabel antena eksternal.
e. Adaptor daya.
3. Jenis antena yang paling cocok untuk menyediakan cakupan sinyal Wi-Fi yang luas di area terbuka adalah ....
a. Directional
b. Yagi
c. Panel
d. Omnidirectional
e. Dish
4. Jika setelah instalasi jaringan nirkabel, perangkat klien terhubung ke Wi-Fi tetapi mendapatkan alamat IP 169.254.x.x, masalah yang paling mungkin terjadi adalah ....
a. Kata sandi Wi-Fi salah.
b. Gangguan sinyal.
c. Masalah dengan server DHCP.
d. AP tidak terpasang dengan benar.
e. Antena tidak terhubung.
5. Tujuan utama dari uji jangkauan sinyal (coverage test) adalah ....
a. Mengukur kecepatan unduh dan unggah.
b. Memastikan sinyal Wi-Fi mencakup seluruh area yang diinginkan dengan kekuatan yang memadai.
c. Mengukur latensi jaringan.
d. Mengidentifikasi masalah konfigurasi IP.
e. Mengecek keamanan jaringan.
6. Aplikasi Wi-Fi Analyzer di smartphone paling berguna untuk ....
a. Memasang konektor RJ-45.
b. Mengukur tegangan listrik.
c. Memetakan kekuatan sinyal dan mengidentifikasi kanal yang sibuk.
d. Menganalisis paket data.
e. Menguji kontinuitas kabel.
7. Jika Anda melakukan ping google.com dan mendapatkan pesan "Request timed out", masalah yang paling mungkin terjadi adalah ....
a. Masalah dengan koneksi ke default gateway.
b. Masalah dengan server DNS atau akses internet.
c. Kabel putus.
d. Sinyal Wi-Fi terlalu kuat.
e. Perangkat terlalu dekat dengan AP.
8. Apa manfaat utama dari melakukan uji kapasitas pada jaringan nirkabel di lingkungan kepadatan tinggi?
a. Untuk mengurangi biaya operasional.
b. Untuk memverifikasi kemampuan jaringan menangani banyak perangkat secara bersamaan.
c. Untuk mempercepat proses instalasi.
d. Untuk meningkatkan keamanan jaringan.
e. Untuk memperpanjang umur perangkat.
9. Mengapa dokumentasi hasil pengujian jaringan nirkabel dianggap sebagai praktik terbaik?
a. Agar teknisi tidak perlu melakukan pengujian lagi.
b. Sebagai bukti bahwa jaringan telah diinstal dan diuji sesuai standar, serta referensi untuk troubleshooting di masa depan.
c. Untuk memamerkan hasil kepada klien.
d. Karena diwajibkan oleh hukum.
e. Untuk menghindari tanggung jawab.
10. Jika Anda menggunakan  antena directional untuk koneksi point-to-point, apa langkah krusial yang harus dilakukan setelah pemasangan fisik antena?
a. Mengubah kata sandi Wi-Fi.
b. Mengarahkan antena secara tepat ke target untuk memaksimalkan kekuatan sinyal.
c. Menginstal driver perangkat lunak.
d. Memasang filter MAC address.
e. Melakukan restart pada AP.
Link pengiriman Tugas : https://forms.gle/RJasKouvwy9y4cHw8

Rancangan Jaringan Nirkabel untuk Gudang Kecil:
Anda diminta merancang jaringan nirkabel untuk gudang kecil (500 m²) yang akan menggunakan 10 scanner barcode nirkabel dan 5 kamera IP nirkabel. Gudang memiliki rak-rak tinggi yang terbuat dari logam.
1. Gambarkan sketsa tata letak gudang dan lokasi AP yang Anda rekomendasikan.
2. Standar Wi-Fi apa yang akan Anda pilih dan mengapa?
3. Frekuensi operasi mana yang akan Anda prioritaskan?
4. Jenis AP apa yang akan Anda gunakan (indoor/outdoor, PoE)?
5. Jelaskan bagaimana Anda akan mengatasi tantangan dari rak logam?
Link pengiriman Tugas : https://forms.gle/XvtZHzDBW2oqv4Tw6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Mata Pelajaran: Teknologi Jaringan Kabel dan Nirkabel
Materi: Uji Fungsionalitas Jaringan Nirkabel
A. Tujuan Praktikum
Siswa mampu melakukan konfigurasi koneksi perangkat klien ke jaringan Wi-Fi.
Siswa mampu memverifikasi parameter pengalamatan IP pada perangkat klien.
Siswa mampu menguji layanan internet melalui navigasi web.
Siswa mampu menganalisis pengaruh jarak dan penghalang terhadap kekuatan sinyal nirkabel.
Buat dalam LKPD Contoh LKPD 
Link pengiriman Tugas : https://forms.gle/rjsBNACM6w5k4q9SA

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1. Jelaskan bagaimana penggunaan Power over Ethernet (PoE) dapat menyederhanakan instalasi  Wireless Access Point.
2. Bagaimana Anda akan menggunakan perintah ping dan traceroute secara berurutan untuk mendiagnosis masalah akses internet pada jaringan nirkabel?
3. Berikan contoh skenario di mana uji stabilitas koneksi akan menjadi sangat penting untuk dilakukan.
4. Mengapa penting untuk menguji jaringan nirkabel dari beberapa perangkat klien yang berbeda dan di berbagai lokasi?
5. Jelaskan mengapa Anda harus selalu membersihkan konektor antena (jika ada) dan port pada perangkat nirkabel sebelum melakukan instalasi atau pengujian.
Link pengiriman Tugas : https://forms.gle/QwDYaDYBj5SxNHn2A

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Topik: Mengukur Throughput Jaringan Nirkabel (Speed Test)
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan praktikum ini, peserta didik diharapkan mampu:
Mengukur throughput (kecepatan unduh dan unggah) pada jaringan nirkabel secara akurat.
Menganalisis pengaruh jarak dan hambatan terhadap kualitas sinyal Wi-Fi.
Membandingkan hasil riil dengan standar kecepatan dari ISP atau standar Wi-Fi (802.11


Link pengiriman Tugas : https://forms.gle/8A6335QceZETxav66

0 komentar: