Bab 2 : Pengolahan Data Informasi dengan Office
Kompetensi Dasar
3.3 Mengevaluasi paragraf deskriptif, argumentatif, naratif, dan persuasif.
3.4 Menerapkan logika dan operasi perhitungan data.
3.5 Menganalisis fitur yang tepat untuk pembuatan slide.
3.6 Menerapkan teknik presentasi yang efektif.
4.3 Menyusun kembali format dokumen pengolah kata.
4.4 Mengoperasikan perangkat lunak pengolah angka.
4.5 Membuat slide untuk presentasi.
4.6 Melakukan presentasi yang efektif.
Pendahuluan
Selain sederhana, efektif, dan efisien, sistem pengelolaan data digital lebih cepat dalam pembuatannya dan lebih mudah dalam pengelolaannya. Pada awalnya, orang mengetik surat menggunakan mesin tik atau tulis tangan, menghitung anggaran menggunakan tabel dengan penggaris, membuat presentasi menggunakan papan tulis, tetapi saat ini berubah drastis.
Mereka telah beralih menggunakan perangkat lunak, baik yang bersifat open source atau lisensi berbayar. Contoh software lisensi berbayar adalah milik Microsoft Office mulai dari versi lama seperti Office 2003, 2007, 2010, 2013 hingga versi 2016. Adapun contoh software open source seperti Open Libre Office, Libre Office, dan Kingsoft Office 2013. Tujuan pada pembelajaran ini adalah untuk memberikan wawasan, pengetahuan, dan mengasah keterampilan peserta didik agar mampu menggunakan perangkat lunak pengolah data seperti Microsoft Office.
Sebenarnya tidak terdapat perbedaan mencolok secara fungsional antara versi lama hingga terbaru seperti Office 2007 dan Office 2016. Memang terdapat beberapa fitur tambahan seperti autocorrect, image processing, graphics, dan sound. Dalam pembelajaran pada Office 2007 dengan office 2016 ini akan dijelaskan teknik penggunaan Office 2010. Karena pembelajaran yang disampaikan tidak membahas perbedaan dan keunggulan setiap versi, tetapi lebih cenderung pada sisi knowledge dan skill siswa. Bagaimana materi yang akan disampaikan dalam bab ini? Mari kita pelajari dan praktikkan.
1. QWERTY
Ciri utama jenis keyboard ini adalah susunan tombol di bawah baris numerik terdiri atas tombol dengan huruf Q WE RTY. Jari kelingking diposisikan pada huruf Q, jari manis pada huruf W, jari tengah pada huruf E, dan jari telunjuk pada huruf R Ibu jari berada pada tombol spasi sedangkan jari tangan kanan terdiri atas urutan tombol P OI U. Ini adalah teknik mengetik paling populer.
2. Maltron
Karakteristik utama dari keyboard ini adalah memiliki bentuk cekung ke dalam dengan tujuan ergonomis agar jari-jari tangan saat mengetik tidak terlalu lelah.
3. Numeric
Keyboard jenis ini hanya memiliki susunan tombol numerik dari angka O sampai 9 dilengkapi dengan beberapa tombol operasi aritmetika seperti +, -, /, * dan tombol khusus seperti Enter, Del, dan Num Lock.
4. DVORAK
Jenis ini memiliki ciri khusus seperti QWERTY yang pada susunan tombol alfabet dapat dilihat dengan susunan tombol AOEUI.
5. Alphabetic
Jenis keyboard ini memiliki susunan tombol alphabet dimulai dari huruf A hingga Z. Keyboard jenis ini sering digunakan untuk menuntun anak-anak mengenal jenis-jenis huruf.
6. Chord
Jenis ini hanya memiliki tombol sebanyak 4 hingga 5 buah. Apabila Anda ingin mengetikkan huruf lain, maka harus menekan kombinasi beberapa tombol secara bersamaan. Ada dua tipe Chord yang beredar di pasaran, antara lain sebagai berikut.