phone: +62852 5254 2414
e-mail: simonmurdani@gmail.com
Showing posts with label Simulasi dan Komunikasi Digital. Show all posts

Simulasi dan Komunikasi Digital - Pengelolaan E-book (bab 3) (kelas X)


Bab 3 : Pengelolaan E-book

Kompetensi Dasar
3.7 Menerapkan cara pembuatan e-book.
4.7 Menyusun e-book dengan perangkat lunak e-book editor.

Pendahuluan

Pada bab sebelumnya, Anda telah mengenal, mempelajari, memahami, dan mempraktikkan cara sebuah logika komputer berjalan. Setelah itu, menerapkan teknik dokumentasi, serta pengolahan data berupa kata dan angka. Hingga tahap melakukan pemaparan melalui presentasi berbasis multimedia. Setiap aktivitas yang Anda lakukan menggunakan perangkat komputer dikategorikan sebagai data digital yang setiap saat dapat dimodifikasi, disimpan, diunggah, dan dipublikasikan ke dunia maya. Pada umumnya, setelah diunggah ke internet, file digital tersebut dapat diakses dan diunduh oleh pengguna lainnya. Layanan penyimpanan dan pengolah data digital di dunia maya sudah banyak yang menyediakan, seperti Google Drive, Dropbox, Gmail, Scribd, dan lainnya. Sebagai contoh, dokumentasi tentang mekanisme melakukan instalasi compiler Java dalam Windows yang dituliskan dan dirangkum dalam sebuah dokumen dengan format PDF. Setelah file tersebut diunggah ke Google Drive dan dipublikasikan ke pengguna lainnya, dokumen ini sering disebut sebagai e-book. Bagaimana cara pembuatan hingga proses dipublikasikannya e-book tersebut? Baca, pahami dan praktikkan materi bab berikut.

Simulasi dan Komunikasi Digital - Pengolahan Data Informasi dengan Office (bab 2) (kelas X)




Bab 2 : Pengolahan Data Informasi dengan Office

Kompetensi Dasar

3.3 Mengevaluasi paragraf deskriptif, argumentatif, naratif, dan persuasif.
3.4 Menerapkan logika dan operasi perhitungan data.
3.5 Menganalisis fitur yang tepat untuk pembuatan slide.
3.6 Menerapkan teknik presentasi yang efektif.
4.3 Menyusun kembali format dokumen pengolah kata.
4.4 Mengoperasikan perangkat lunak pengolah angka.
4.5 Membuat slide untuk presentasi.
4.6 Melakukan presentasi yang efektif.

Pendahuluan

Selain sederhana, efektif, dan efisien, sistem pengelolaan data digital lebih cepat dalam pembuatannya dan lebih mudah dalam pengelolaannya. Pada awalnya, orang mengetik surat menggunakan mesin tik atau tulis tangan, menghitung anggaran menggunakan tabel dengan penggaris, membuat presentasi menggunakan papan tulis, tetapi saat ini berubah drastis.

Mereka telah beralih menggunakan perangkat lunak, baik yang bersifat open source atau lisensi berbayar. Contoh software lisensi berbayar adalah milik Microsoft Office mulai dari versi lama seperti Office 2003, 2007, 2010, 2013 hingga versi 2016. Adapun contoh software open source seperti Open Libre Office, Libre Office, dan Kingsoft Office 2013. Tujuan pada pembelajaran ini adalah untuk memberikan wawasan, pengetahuan, dan mengasah keterampilan peserta didik agar mampu menggunakan perangkat lunak pengolah data seperti Microsoft Office.

Sebenarnya tidak terdapat perbedaan mencolok secara fungsional antara versi lama hingga terbaru seperti Office 2007 dan Office 2016. Memang terdapat beberapa fitur tambahan seperti autocorrect, image processing, graphics, dan sound. Dalam pembelajaran pada Office 2007 dengan office 2016 ini akan dijelaskan teknik penggunaan Office 2010. Karena pembelajaran yang disampaikan tidak membahas perbedaan dan keunggulan setiap versi, tetapi lebih cenderung pada sisi knowledge dan skill siswa. Bagaimana materi yang akan disampaikan dalam bab ini? Mari kita pelajari dan praktikkan.

1. QWERTY
Ciri utama jenis keyboard ini adalah susunan tombol di bawah baris numerik terdiri atas tombol dengan huruf Q WE RTY. Jari kelingking diposisikan pada huruf Q, jari manis pada huruf W, jari tengah pada huruf E, dan jari telunjuk pada huruf R Ibu jari berada pada tombol spasi sedangkan jari tangan kanan terdiri atas urutan tombol P OI U. Ini adalah teknik mengetik paling populer.

2. Maltron
Karakteristik utama dari keyboard ini adalah memiliki bentuk cekung ke dalam dengan tujuan ergonomis agar jari-jari tangan saat mengetik tidak terlalu lelah.

3. Numeric
Keyboard jenis ini hanya memiliki susunan tombol numerik dari angka O sampai 9 dilengkapi dengan beberapa tombol operasi aritmetika seperti +, -, /, * dan tombol khusus seperti Enter, Del, dan Num Lock.

4. DVORAK
Jenis ini memiliki ciri khusus seperti QWERTY yang pada susunan tombol alfabet dapat dilihat dengan susunan tombol AOEUI.

5. Alphabetic
Jenis keyboard ini memiliki susunan tombol alphabet dimulai dari huruf A hingga Z. Keyboard jenis ini sering digunakan untuk menuntun anak-anak mengenal jenis-jenis huruf.

6. Chord
Jenis ini hanya memiliki tombol sebanyak 4 hingga 5 buah. Apabila Anda ingin mengetikkan huruf lain, maka harus menekan kombinasi beberapa tombol secara bersamaan. Ada dua tipe Chord yang beredar di pasaran, antara lain sebagai berikut.

Simulasi dan Komunikasi Digital - Pengembangan ide (bab 1) (kelas X)


Bab I : Pengembangan ide

Kompetensi Dasar
3.1 Menerapkan logika dan algoritme komputer.
3.2 Menerapkan metode peta minda.
4.1 Menggunakan fungsi-fungsi perintah (Command).
4.2 Membuat peta minda.

Pendahuluan

lahirnya sebuah ide atau gagasan merupakan langkah awal menyelesaikan sebuah pekerjaan. Contohnya dalam kehidupan sehari-hari, yaitu hal yang dapat mempercepat proses panen padi di sawah sehingga meminimalkan penggunaan tenaga manusia. Selain itu, manfaatnya dapat menghemat biaya produksi yang dikeluarkan. Ide yang dapat digagas antara lain membuat mesin traktor yang khusus memanen padi dengan memotong batangnya hingga menggilingnya menjadi butiran padi yang siap dijemur.

Dalam dunia teknologi informasi, ide atau gagasan biasanya dituangkan dalam bentuk map atau flowchart yang merepresentasikan logika. Setelah logika terbentuk, gagasan tersebut dapat diimplementasikan menjadi sebuah aplikasi, seperti animasi atau game yang sebagian besar dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Dalam materi ini akan disinggung dan dijelaskan tentang membangun dan merancang game dengan pemrograman Java. Apa dan bagaimana cara mengekspresikan sebuah ide atau gagasan menjadi aplikasi komputer? Ayo, pahami dan praktikkan materi berikut.

A) Konsep Ide dalam Simulasi dan Komunikasi Digital

Ketika Anda menghadapi sebuah permasalahan dalam Kehidupan Sehari - hari, Sering terlintas dalam benak anda tentang solusi-solusi yang mungkin dapat Anda kerjakan. Bayangan yang sering kali terlintas dalam pikiran dapat muncul secara tiba-tiba atau melalui proses pemikiran yang panjang. Kompleksitas permasalahan yang tidak terlalu rumit biasanya akan memacu otak untuk merespons secara otomatis sehingga memberikan alternatif pemecahan masalah.

Sebagai contoh adalah jika secara tiba-tiba beberapa tombol keyboard laptop tidak dapat berfungsi dengan baik, tetapi sebagian dapat bekerja normal. Bagi seseorang yang sering berinteraksi dengan komputer dan memiliki pengetahuan serta kemampuan yang baik di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan meresponsnya dengan cepat. Otak akan memberikan imajinasi atau bayangan pada manusia yang bersifat simulasi tentang kemungkinan keyboard yang rusak. Ide yang mungkin muncul adalah melakukan substitusi dengan menambahkan keyboard eksternal melalui port USB untuk menggantikan keyboard yang rusak tersebut. Itu adalah contoh ide spontan yang muncul ketika menghadapi masalah.