KJD - Instalasi OS dan Driver Hardware ( BAB 3 )(Kelas X)

BAB III
Instalasi OS dan Driver Hardware
Kompetensi Dasar
3.5 Menerapkan instalasi sistem operasi.
4.5 Menginstalasi sistem operasi.
Pendahuluan
Peran sebuah mesin komputer adalah sebagai alat bantu manusia s dalam memenuhi kebutuhannya. Hampir semua orang menggunakan komputer dalam mengerjakan dan menyelesaikan setiap pekerjaannya. Seperti yang telah diketahui dalam sejarah perkembangan komputer, bahwa peranti tersebut merupakan evolusi pengembangan teknologi mekanis menjadi teknologi digital yang memanfaatkan sambungan elektrikal sebagai pusat pengontrol sistem. Awalnya, teknologi tersebut masih memanfaatkan proses mekanis, seperti rasio roda gigi pada pascal hingga penggunaan ribuan bahkan jutaan IC dalam sebuah processor. Untuk dapat mengontrol, mengatur, dan memanajemen operasi dari komputer tersebut, diperlukan sebuah sistem yang mampu menghubungkan manusia dengan mesin." Sistem tersebut dikenal dengan nama sistem operasi atau OS (Operating System). Bagaimana kerja sistem operasi, teknik instalasi, dan mekanisme instalasi driver hardware? Baca dan pahami materi bab ini.
(A) Konsep Kerja Sistem Operasi
Apa itu sistem operasi? Sistem operasi atau yang lebih populer dengan singkatan "OS" merupakan adopsi terjemahan bahasa Inggris, yaitu operating system yang berarti sebuah metode dalam mengoperasikan sesuatu. Pada bab ini akan dibahas sistem operasi pada komputer. Bahasa pemrograman yang sering digunakan dalam mendesain sistem operasi adalah bahasa pemrograman low level language (bahasa tingkat rendah), yaitu bahasa pemrograman assembly. Bahasa tersebut lebih mendekati bahasa mesin dalam pengoperasiannya sehingga memudahkan mesin dalam mengeksekusinya.
Syntax kode program tersebut disusun berdasarkan logika dan prosedur tertentu dengan tujuan mengidentifikasi setiap jenis hardware yang terpasang pada mesin komputer, terutama processor, dan melakukan manajemen terhadap peranti-peranti keras tersebut.
Pada dasarnya, sistem operasi terdiri atas dua bagian utama, yaitu bagian kernel dan aplikasi. Kernel adalah core atau inti dari sistem operasi. Fungsinya memanajemen hardware dan menyediakan interface aplikasi dalam mengakses dan mendistribusikan proses pada setiap hardware, seperti hard disk, alat input output, memori, dan processor.
Bagian utama sistem operasi yang kedua adalah aplikasi. Aplikasi memiliki fungsi pokok sebagai interface yang menghubungkan manusia dengan mesin. User dapat melakukan interupsi pada mesin, seperti mencetak angka, menampilkan grafik pada layar monitor, mengatur kuota hard disk atau memori dan mengatur kinerja mesin melalui bagian aplikasi tersebut. Aplikasi dasar yang disertakan pada setiap jenis sistem operasi berupa interface berbasis perintah tunggal atau command line. Karakteristik utama pada aplikasi berbasis command line tersebut di antaranya memiliki warna yang gelap, hanya berupa prompt, dan user harus menghafal syntax khusus dalam memberikan interupsi pada mesin.
Pada interface Disk Operating System (DOS) prompt Windows selalu diawali dengan prompt C:\ yang merujuk pada pengoperasian secara default berada pada sebuah drive C. Hal tersebut juga berlaku bagi shell pada OS Linux, hanya saja prompt pada shell berupa kombinasi nama user, nama mesin, dan simbol hierarki kekuasaan user tergantung pada jenis shell yang digunakan.
Berdasarkan cara penggunaannya, sistem operasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.
