phone: +62852 5254 2414
e-mail: simonmurdani@gmail.com
Showing posts with label Komputer dan Jaringan Dasar. Show all posts

KJD - Instalasi OS dan Driver Hardware ( BAB 3 )(Kelas X)


BAB III
Instalasi OS dan Driver Hardware

Kompetensi Dasar
3.5 Menerapkan instalasi sistem operasi. 
4.5 Menginstalasi sistem operasi.

Pendahuluan

Peran sebuah mesin komputer adalah sebagai alat bantu manusia s dalam memenuhi kebutuhannya. Hampir semua orang menggunakan komputer dalam mengerjakan dan menyelesaikan setiap pekerjaannya. Seperti yang telah diketahui dalam sejarah perkembangan komputer, bahwa peranti tersebut merupakan evolusi pengembangan teknologi mekanis menjadi teknologi digital yang memanfaatkan sambungan elektrikal sebagai pusat pengontrol sistem. Awalnya, teknologi tersebut masih memanfaatkan proses mekanis, seperti rasio roda gigi pada pascal hingga penggunaan ribuan bahkan jutaan IC dalam sebuah processor. Untuk dapat mengontrol, mengatur, dan memanajemen operasi dari komputer tersebut, diperlukan sebuah sistem yang mampu menghubungkan manusia dengan mesin." Sistem tersebut dikenal dengan nama sistem operasi atau OS (Operating System). Bagaimana kerja sistem operasi, teknik instalasi, dan mekanisme instalasi driver hardware? Baca dan pahami materi bab ini.

(A) Konsep Kerja Sistem Operasi

Apa itu sistem operasi? Sistem operasi atau yang lebih populer dengan singkatan "OS" merupakan adopsi terjemahan bahasa Inggris, yaitu operating system yang berarti sebuah metode dalam mengoperasikan sesuatu. Pada bab ini akan dibahas sistem operasi pada komputer. Bahasa pemrograman yang sering digunakan dalam mendesain sistem operasi adalah bahasa pemrograman low level language (bahasa tingkat rendah), yaitu bahasa pemrograman assembly. Bahasa tersebut lebih mendekati bahasa mesin dalam pengoperasiannya sehingga memudahkan mesin dalam mengeksekusinya.

Syntax kode program tersebut disusun berdasarkan logika dan prosedur tertentu dengan tujuan mengidentifikasi setiap jenis hardware yang terpasang pada mesin komputer, terutama processor, dan melakukan manajemen terhadap peranti-peranti keras tersebut.

Pada dasarnya, sistem operasi terdiri atas dua bagian utama, yaitu bagian kernel dan aplikasi. Kernel adalah core atau inti dari sistem operasi. Fungsinya memanajemen hardware dan menyediakan interface aplikasi dalam mengakses dan mendistribusikan proses pada setiap hardware, seperti hard disk, alat input output, memori, dan processor.

Bagian utama sistem operasi yang kedua adalah aplikasi. Aplikasi memiliki fungsi pokok sebagai interface yang menghubungkan manusia dengan mesin. User dapat melakukan interupsi pada mesin, seperti mencetak angka, menampilkan grafik pada layar monitor, mengatur kuota hard disk atau memori dan mengatur kinerja mesin melalui bagian aplikasi tersebut. Aplikasi dasar yang disertakan pada setiap jenis sistem operasi berupa interface berbasis perintah tunggal atau command line. Karakteristik utama pada aplikasi berbasis command line tersebut di antaranya memiliki warna yang gelap, hanya berupa prompt, dan user harus menghafal syntax khusus dalam memberikan interupsi pada mesin.

Pada interface Disk Operating System (DOS) prompt Windows selalu diawali dengan prompt C:\ yang merujuk pada pengoperasian secara default berada pada sebuah drive C. Hal tersebut juga berlaku bagi shell pada OS Linux, hanya saja prompt pada shell berupa kombinasi nama user, nama mesin, dan simbol hierarki kekuasaan user tergantung pada jenis shell yang digunakan.

Berdasarkan cara penggunaannya, sistem operasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut. 

KJD - Perakitan Komputer ( BAB 2 )(Kelas X)


BAB II
Perakitan Komputer

Kompetensi Dasar
3.2. Menerapkan perakitan komputer. 
3.3 Menerapkan pengujian perakitan komputer. 
3.4 Menerapkan konfigurasi BIOS pada komputer. 
4.2 Merakit komputer. 
4.3 Menguji kinerja komputer. 
4.4 Melakukan setting BIOS,

Pendahuluan

Komputer merupakan alat elektronik yang memiliki memori, alat pemroses dan media penyimpan yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia seperti menghitung finansial, chatting, mengirim e-mail, membuka media sosial, dan lainnya. Ciri utama komputer adalah terdapat peralatan input, output, dan proses. Sebagai siswa SMK yang menggeluti dunia TIK harus mampu memahami cara kerja komputer, mengoperasikannya, merakit, serta memperbaiki jika ada kerusakan. Prinsip kerja dan detail bagian-bagian dalam komponen komputer dapat dibaca kembali pada materi pelajaran Sistem Komputer. Apa saja komponen komputer dan bagaimana cara yang baik untuk merakit komputer, menerapkan teknik pengujian, dan mengonfigurasi BIOS? Baca dan pahami materi pada bab ini.

A. Komponen Komputer,

Pada generasi sebelumnya, teknologi komputer dapat dilihat pada seperangkat alat yang memiliki monitor, keyboard, mouse, satu set alat pemroses (CPU, motherboard, memori, harddisk, DVD drive) yang dikemas dalam sebuah casing. Namun, sekarang berkembang dalam bentuk mini dan lebih kompak seperti perangkat mobile dan laptop. Pada kondisi tersebut monitor, keyboard, dan alat pemroses dikemas dalam satu bentuk produk alat. Dampak positifnya, yaitu lebih ringan dan sederhana bentuknya dan tetap mengedepankan teknologi yang lebih canggih. Terdapat beberapa komponen utama pada komputer, yaitu sebagai berikut.

KJD - Prinsip K3LH ( BAB 1 )(Kelas X)



Prinsip K3LH

Kompetensi Dasar
3.1 Menerapkan K3LH disesuaikan dengan lingkungan kerja.
4.1 Melaksanakan K3LH di lingkungan kerja.



Pendahuluan

Sebelum melakukan suatu pekerjaan, alangkah baiknya Anda dapat mengenali hal-hal berikut di antaranya lingkungan kerja sekita jenis pekerjaan yang ditangani, dan kemungkinan bahaya yang dapa mengancam keselamatan Anda. Tujuannya adalah mempersiapkan di memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara melakukan pekerjaan yang aman sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). serta sesuai dengan kebutuhan dan sasaran pekerjaan. Oleh karena itu, Anda sebaiknya terlebih dahulu mengetahui tentang Keselamatan Kesehatan dan Lingkungan Hidup atau yang lebih dikenal dengan K3LH. Kompe dasar yang nantinya dapat dimiliki, yaitu deskripsi keselamatan kesehatan kerja, mekanisme dan prosedur keselamatan kesehatan kerja, konsep lingkungan hidup, serta memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan


A. Definisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Setiap pekerjaan yang dilakukan tentunya memiliki sasaran Skeria, jadwal pengerjaan, standar operasional, dan risiko kibat pekerjaan tersebut. Sebagai contoh, proyek pembangunan rumah oleh kontraktor memiliki sasaran utama membangun rumah dua lantai dengan luas 128 m2, dan jadwal pengerjaan mulai Juli sampai dengan Agustus 2017.

Pekerjaan pembangunan rumah tersebut memiliki beberapa standar operasional, yaitu para pekerja diwajibkan menggunakan helm pengaman kepala dan mengenakan sepatu boots sebagai alat perlindungan diri. Ketika sedang melakukan pembangunan rumah, para pekerja memiliki risiko yang cukup tinggi, seperti terjatuh dari tangga, tertimpa material, tersengat listrik, hingga terpeleset. Dengan demikian, keselamatan dari tiap pekerja harus diperhatikan sesuai dengan aturan.




Keselamatan memiliki kata dasar "selamat" yang artinya mencakup kondisi seseorang terhindar dari bahaya dengan tujuan meminimalkan terjadinya kecelakaan yang menyebabkan sakit, cacat atau kematian. Angka kecelakaan di Indonesia harus ditekan dan dikurangi sedemikian rupa dengan melakukan berbagai macam upaya. Contohnya seperti regulasi aturan perundang-undangan dan sosialiasi, serta pembinaan tenaga kerja.