TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Thursday, April 11, 2019

Belajar HTML Lengkap untuk Pemula


Tutorial ini dibuat bagi Anda yang ingin belajar HTML untuk membuat website dari dasar. Supaya Anda memahaminya, pastikan membacanya dan praktek dengan urut mulai dari awal.
Untuk Anda yang beranggapan jika membuat website itu sulit, dengan menyelesaikan tutorial yang kami buat, anggapan tersebut tidak akan berlaku.

Siapapun bisa belajar bagaimana caranya membuat website, yaitu diawali dengan mempelajari HTML terlebih dahulu sebagai pondasinya.

Setelah Anda menguasai HTML, kami pastikan Anda bisa membuat halaman website hanya kurang dari satu jam.

Banyak yang beranggapan untuk belajar membuat website perlu software yang mahal. Sebenarnya, dengan software yang sudah tersedia secara gratis, untuk menguasainya tidak memerlukan biaya yang mahal, bahkan bisa gratis.

Untuk langkah pada tutorial ini kami buat sesederhana mungkin, supaya Anda mudah memahaminya.

Meskipun tutorial ini belum membahas secara keseluruhan bagaimana membuat website, tapi Anda akan memahami bagaimana dasar membuat website dengan cara yang benar.

Berikut adalah Langkah Belajar HTML

1. Persiapan
Pada langkah ini Anda akan mengetahui hal apa saja yang harus dipersiapkan.

Apa yang Anda Butuhkan?

Hal yang pertama dibutuhkan untuk mempelajari HTML tentunya adalah sebuah browser, seperti yang Anda gunakan untuk membuka artikel ini.

Anda dapat menggunakan berbagai jenis browser yang biasa digunakan, seperti Mozilla, Chrome, dll.
Untuk aplikasi lain Anda hanya memerlukan editor sederhana yang ada pada Windows, yaitu Notepad. Aplikasi ini dapat Anda buka melalui Start Menu. Tapi, untuk memudahkan Anda mengelola code HTML, kami menyarankan Anda menggunakan Notepad++, yang bisa di download melalui tautan berikut.
editor html
Untuk sistem operasi selain Windows, Anda dapat menggunakan text editor sejenis seperti Pico untuk Linux atau TextEdit untuk Mac.
Jadi untuk mempelajari HTML Anda hanya memerlukan sebuah browser dan text editor saja.

Apakah Perlu Koneksi Internet?

Untuk menjalankan HTML, tidak perlu koneksi internet, kecuali untuk artikel yang sedang Anda baca ini.


2. Pahami Web Browser

Web browser adalah sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk mengakses dan menampilkan halaman website.

Untuk halaman website biasanya dibuat dengan HTML, XML dan lainnya.

Browser akan menerjemahkan sebuah halaman website yang dikirimkan melalui HTTP (Hypertext Transfer Protocol) ke dalam tampilan yang dipahami manusia.

Meskipun setiap web browser memiliki fitur dan tampilan yang berbeda, tapi untuk fungsi secara umum sama.

3. Sejarah HTML

HTML dibuat pada tahun 1990 oleh seorang ilmuan yang bernama Tim Berners-Lee. Tujuan awal dibuatnya HTML ini untuk memudahkan para ilmuan ketika akan mengakses dokumen mereka satu sama lain.

Ternyata hasilnya lebih dari yang dibayangkannya, HTML menjadi pondasi untuk website seperti yang dikenal saat ini.

HTML adalah sebuah bahasa markup standar singkatan dari Hyper Text Markup Language. Dengan HTML memungkinakan Anda untuk menampilkan informasi di internet.

Browser akan menampilkan code HTML dengan tampilan seperti yang Anda baca saat ini, untuk melihat code HTML silakan klik kanan kemudian pilih View page source (ctrl+u).
belajar html dasar
Melalui tutorial ini akan membuat struktur HTML yang tidak jauh berbeda seperti code tersebut. HTML adalah bagian penting untuk membuat website dan mudah dipelajari.

4. Pahami Element, Tag, dan Attribut

Element pada HTML membentuk sebuah struktur dan memberitahu browser untuk halaman website yang akan ditampilkan. Biasanya untuk element terdiri dari tag pembuka, konten, dan tag penutup.
contoh element


Tag sendiri digunakan untuk menandai sebuah element pada bagian awal dan akhir, dengan format yang sama diawali dengan tanda < dan ditutup dengan >.

Jika dibedakan, untuk tag terdapat dua jenis, yaitu tag pembuka <html> dan tag penutup </html>. Dua jenis tag ini hanya dibedakan dengan tanda garis miring.

Contoh

Sebagai contoh untuk element em (emphasis) terdiri dari semua code mulai dari tag pembuka <em> dan tag penutup </em>.

Berikut untuk contoh codenya:

<em>Contoh element.</em>
Untuk hasilnya akan terlhat seperti tulisan di bawah:
Contoh element.
Untuk membuat sebuah heading atau subjudul, digunakan element h1, h2, h3, h4, h5, atau h6. Dimana kepanjangan h adalah heading. Untuk ukuran paling besar diawali dengan h1 sampai h6 adalah ukuran terkecil.

Berikut adalah codenya:
<h1>Ini adalah h1</h1>
<h2>Ini adalah h2</h2>
<h3>Ini adalah h3</h3>
<h4>Ini adalah h4</h4>
<h5>Ini adalah h5</h5>
<h6>Ini adalah h6</h6>
Untuk tampilan di browser akan terlihat seperti gambar di bawah:
contoh heading
Seperti yang terlihat dari code di atas, pada sebuah element terdapat tag pembuka dan tag penutup. Ini tidak berlaku untuk beberapa element seperti code untuk membuat enter atau baris baru, yaitu <br>.
Menggunakan huruf besar atau huruf kecil?
Mungkin Anda memiliki pertanyaan mengenai penulisan tag, apakah harus menggunakan huruf besar atau huruf kecil. Meskipun browser tidak membedakan mengenai hal tersebut, untuk pembuatan tag pada umumnya menggunakan huruf kecil.

Itulah sedikit pengenalan mengenai element dan tag.

Attribute

Setelah Anda memahami element dan tag, Anda perlu memahami apa itu attribute. Seperti diketahui jika sebuah element berupa sturktur pada HTML yang berfungsi untuk memberitahu browser mengenai apa yang akan ditampilkan.
attribute


Aturan penulisan sebuah attribute:
  • Nama attribute diikuti oleh tanda sama dengan.
  • Nilai attribut diapit oleh dua tanda petik pembuka dan penutup.
  • Jika lebih dari satu attribut, diberi jarak dengan spasi.
Berikut adalah contoh element yang disertai sebuah attribute:

<p>Berikut adalah <a href="https://www.niagahoster.co.id/" title="Halaman hosting terbaik" target="_blank">hosting terbaik</a>.</p>


Berikut adalah tampilan pada browser:

Penjelasan:

Dari contoh di atas untuk element <a> berguna untuk memberikan batasan pada hyperlink dengan beberapa attribute di dalamnya:
  • href – Ini adalah attribute untuk menentukan alamat sebuah website, dimana ketika tautan diklik akan diarahkan ke halaman sesuai dengan tautan yang diisi, pada contoh ini adalah halaman href=”https://www.niagahoster.co.id/”.
  • title – Attribute ini berguna untuk menambahkan informasi pada tautan ketika kursor mouse diarahkan pada tautan. Pada contoh ini untuk title yang digunakan adalah title=”Halaman hosting terbaik”.
  • target – Untuk attribute ini berguna untuk memberitahu browser jika tautan diklik akan dibuka pada tab baru. Pada contoh ini adalah target=”_blank”. Jika attribut ini dihilangkan, untuk tautan tidak akan dibuka di tab baru.

Untuk mempercepat pemahaman Anda dalam belajar HTML dasar ini, silakan ikuti langkah selanjutnya.

5. Struktur HTML

Setelah Anda memehami elemet HTML, selanjutnya adalah menggabungkannya menjadi satu di dalam dokumen HTML.

Coba perhatikan code berikut ini:
<!DOCTYPE html>
<html>
     <head>
          <meta charset="utf-8">
          <title>Halaman pertamaku</title>
     </head>
     <body>
          <p>Ini adalah halaman pertamaku</p>
     </body>
</html>


Penjelasan:
  • <!DOCTYPE html> – Merupakan deklarasi dari type dokumen
  • <html></html> – Dikenal dengan element utama karena semua element berada di dalamnya.
  • <head></head> – Element ini berfungsi untuk memasukkan konten yang tidak ingin ditampilkan. Konten tersebut dapat berupa keyword, deskripsi, CSS, dll.
  • <meta charset=”utf-8″> – Berfungsi untuk memberitahu browser mengenai pengkodean karakter yang sesuai dengan ketentuan UTF-8, mengenai UTF-8 silakan baca artikel berikut.
  • <title></title> – Merupakan judul dari halaman website yang muncul pada bagian tab browser.
  • <body></body> – Berisi konten yang ditampilkan pada browser ketika pengunjung mengakes halaman tersebut, contohnya seperti artikel yang sedang Anda baca saat ini.


6. Buat Halaman Website Pertama Anda

Dengan HTML Anda dapat membuat website sendiri dengan memahami dasarnya, berbeda ketika Anda membuat website dengan WordPress. Meskipun website WordPress jauh lebih bagus, tapi Anda belum tentu memahami strukturnya seperti apa.

Pada bagian pertama, Anda sudah mengetahui hal yang dibutuhkan untuk membuat website dengan HTML, yaitu sebuah browser dan text editor seperti Notepad.

Text editor yang kami sarankan adalah Notepad++, karena Anda akan lebih mudah dalam membaca code, silakan download melalui tautan ini, kemudian lakukan instalasi.

Setelah Anda selesai melakukan instalasi Notepad++, silakan ikuti langkah di bawah ini:

1. Buka Notepad++, kemudian buat halaman baru.
2. Copy code di atas ke dalam halaman baru.
3. Kemudian simpan dengan Save as type pilih html.

membuat halaman html
Untuk melihat hasilnya, silakan buka file index.html yang telah Anda buat melalui browser. Berikut adalah tampilannya:
tampilan halaman index

7. Lengkapi Halaman Website Anda

Setelah Anda selesai membuat halaman website sederhana dan memahami strukturnya, selanjutnya adalah menambahkan beberapa elemen yang dibutuhkan pada sebuah halaman website pada umumnya.

Untuk sebuah halaman website biasanya terdari dari judul, subjudul, list, link, gambar, tabel, komentar untuk code, dan form.

Untuk lebih detailnya, silakan ikuti langkah di bawah ini:

1. Silakan edit code yang Anda buat sebelumnya, pertama adalah membuat judul, silakan tambahkan code di bawah ini ke dalam tag <body>.
<h1>Hosting Indonesia</h1>
2. Setelah menambahkan judul, Anda dapat menambahkan paragraf pertama dibagian bawah tag h1.
<p>Kami menyediakan berbagai paket hosting dengan fitur lengkap</p>
3. Selanjutnya adalah menambahkan subjudul, untuk subjudul Anda dapat menggunakan h2, h3 dst, letakkan code di bawah ini setelah tag p.
<h2>Pilihan Paket Hosting Indonesia:</h2>
4. Untuk menambahkan list, silakan masukkan code berikut:
<ul>
<li>Paket Bayi</li>
<li>Paket Pelajar</li>
<li>Paket Personal</li>
<li>Paket Bisnis</li>
</ul>
5. Seperti yang sudah kami bahas sebelumnya, untuk menambahkan link Anda perlu menggunakan attribute href yang ada di dalam element <a>, untuk lebih jelasnya silakan tambahkan code berikut pada list setiap paket hosting di nomor 4, sehingga codenya akan terlihat seperti berikut. Jangan lupa untuk mengecek hasilnya dengan merefresh halaman index.html:
<li><a href="https://www.niagahoster.co.id" target="_blank">Paket Bayi</a></li>
<li><a href="https://www.niagahoster.co.id" target="_blank">Paket Pelajar</a></li>
<li><a href="https://www.niagahoster.co.id" target="_blank">Paket Personal</a></li>
<li><a href="https://www.niagahoster.co.id" target="_blank">Paket Bisnis</a></li>
Berikut tampilannya:
input link html
6. Untuk membuat tampilan sedikit menarik, Anda silakan tambahkan gambar pada halaman tersebut. Pada contoh ini gambar akan diletakkan di bagian bawah judul, yaitu element h1. Silakan taruh gambar menjadi satu folder dengan file index.html. Kemudian beri nama, misalnya hosting-indonesia. Kemudian tambahkan code berikut:
<img alt="Hosting Indonesia" src="hosting-indonesia.png" height="200" />


Keterangan:
  • Untuk gambar hanya menggunakan satu tag, sehingga untuk elementnya hanya <img />.
  • alt adalah nama untuk gambar supaya dapat dipahami oleh mesin pencari seperti Google.
  • src nama file dari gambar yang ditampilkan, jika file tidak di folder yang sama, atau berada di alamat website tertentu, Anda perlu menulisnya dengan lengkap, misalnya: https://namadomain.com/nama-file.png.
  • Untuk ukuran, supaya bentuknya proporsional, silakan gunakan salah satu diantara height atau width, pada contoh ini kami menggunakan height.

Berikut tampilannya:
gambar dengan html
7. Selanjutnya adalah cara membuat tabel di HTML, silakan tambahkan code di bawah ini setelah code untuk list yaitu di bawah tag </ul>.

<table border="1">
<tr>
<td>Bayi</td>
<td>Pelajar</td>
<td>Personal</td>
<td>Bisnis</td>
</tr>
<tr>
<td>Rp 19.800/ bln</td>
<td>Rp 44.800/ bln</td>
<td>Rp 67.800/ bln</td>
<td>Rp 91.800/ bln</td>
</tr>
<tr>
<td>500 MB Disk Space</td>
<td>Unlimited Disk Space</td>
<td>Unlimited Disk Space</td>
<td>Unlimited Disk Space</td>
</tr>
<tr>
<td>1 Domain</td>
<td>10 Addon Domains</td>
<td>Unlimited Addon Domains</td>
<td>Unlimited Addon Domains</td>
</tr>
</table>
Untuk tampilan tabel akan terlihat seperti gambar di bawah:
tabel html
7. Supaya mudah dalam mengetahui fungsi code yang dibuat, Anda dapat menambahkan keterangan atau komentar pada bagian atas code yang ingin diberi keterangan. Pada contoh ini adalah komentar untuk memberi keterangan pada code tabel.

<!-- Untuk tabel harga -->
Berikut adalah code yang akan terlihat pada editor Notepad++:
code komentar html

8. Selanjutnya adalah menambahkan form pada halaman HTML. Silakan tambahkan code berikut pada bagian bawah tag </table>.

<div>
 <h2>Hubungi Kami</h2>
  <form action=" index.html" method="get">
 <div>
  <input type="text" name="nama" placeholder="Nama Anda" required="" />
 </div><br>
 <div>
  <input type="text" name="email" placeholder="Masukkan Email Anda" required="" >
 </div><br>
 <div>
  <input type="text" name="subject" placeholder="Subjek" required="">
 </div><br>
 <div>
  <textarea type="text" name="pesan" rows="10" cols="30" placeholder="Pertanyaan"></textarea> 
 </div><br>
 <div>
 <input type="submit" value="Kirim Sekarang" >
 </div>
 </form>
</div>

Untuk form yang dibuat pada contoh ini berfungsi untuk form kontak yang terdiri dari form nama, email, subjek, isi pertanyaan, dan tombol kirim.

Untuk tampilannya akan terlihat seperti gambar di bawah ini:
form kontak html
Pada langkah ini Anda sudah berhasil menyelesaikan tutorial belajar HTML, untuk memperbaiki tampilannya dibutuhkan script tambahan yaitu CSS yang akan kami bahas pada tutorial selanjutnya.

Untuk code secara keseluruhan pada artikel ini akan terlihat seperti berikut:
Sedangkan untuk tampilan akhir akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

belajar html lengkap

Kesimpulan

Setelah Anda menyelesaikattan tutorial belajar HTML langkah demi langkah pada artikel ini, Anda akan memahami beberapa hal seperti cara membuat judul, memasukkan gambar, membuat link, sampai membuat kontak form. Jika Anda memiliki masukkan atau pertanyaan mengenai artikel ini, jangan ragu untuk berkomentar melalui kolom komentar yang tersedia. Silakan Subscribe untuk mendapatkan artikel terbaru langsung di inbox email Anda. 
6:11 PM Diposkan oleh simon murdani 0

Wednesday, April 10, 2019

Pemrograman Dasar - 4 Menerapkanpenggunaan tipe data, variabel, konstanta, operator, danekspresi




TIPE DATA, KONSTANTA, EKSPRESI, OPERATOR DAN VARIABEL PADA PASCAL
A.   TIPE DATA
Tipe data biasanya digunakan untuk menentukan jenis nilai yang dapat ditampung oleh suatu variabel, umumnya telah menyediakan tipe-tipe data yang sederhana (simple) maupun yang terstruktur. Apabila kita membutuhkan tipe data yang belum tersedia, kita dapat mendefinisikan sendiri tipe data baru yang disebut enumerated type.



Setiap data yang ada pada program pascal memiliki tipe data, baik berupa angka bulat (integer), angka biasa (real), atau berupa karakter (char),(String) dan sebagainya.



Jenis - Jenis data yang di kenal dalam Bahasa Pascal yaitu :
  • Tipe Data Sederhana
  • Tipe Data Terstruktur
Tipe Data Sederhana
1.Bilangan bulat ( integer )
Tipe data ini menerima angka dan bisa dilakukan proses aritmatika. Tipe data ini adalah tipe data bilangan bulat, yaitu Bilangan atau angka yang tidak memiliki titik desimal atau pecahan.
Contoh : 
Program display_maxint;uses wincrt;

begin writeln (maxint)

end.

Hasilnya: 32.767
2. Bilangan biasa ( real )
Bilangan atau angka yang bisa memiliki titik desimal atau pecahan, Tipe data ini menerima angka dan koma serta bisa dilakukan proses aritmatika.
Contoh :
a' 'B' '+', dsb.  
3. Boolean
Boolean adalah tipe data yang hanya mempunyai dua kemungkinan, yaitu true dan false. Biasanya digunakan untuk operasi logika dengan ungkapan AND, OR, atau NOT

Contoh :
Program display_bool;uses wincrt;

begin writeln(ord(true));

writeln(ord(false));

end.

Hasilnya: 1 0 3.2.
4. Karakter ( char )
Karakter adalah data tunggal yang mewakili semua huruf, simbol baca, dan juga simbol angka yang tidak dapat dioprasikan secara matematis, misalnya: ’A’, ’B’, .....,’Z’, ’?’,’!’, dst. Tipe data ini adalah tipe data yang menerima kumpulan karakter (huruf, angka, symbol) tipe data ini tidak bisa dilakukan proses aritmatika.



5. String
String adalah tipe data bentukan yang merupakan deretan karakter yang membentuk satu kata atau satu kalimat, yang biasanya diapit oleh dua tanda kutip. Tipe data yang menerima kumpulan karakter (huruf, angka, symbol) tipe data ini tidak bisa dilakukan proses aritmatika
Tipe Data Terstruktur
1. Array
Array atau lark adalah tipe terstruktur yang mempunyai komonen dalam jumlah yang tetap dan setiap komponen mempunyai tipe data yang sama. Posisi masing-masing komponen dalam array dinyatakan sebagi nomor index.
Contoh:
Type

     Tipe_saya=array[1..100] of integer

Var

     Var_baru   : tipe_saya;
2. Record
Definisi Record hampir sama dengan Array, tetapi yang membedakan antara keduanya adalah kalau Array semua komponennya bertipe data yang sama sedangkan Record setiap komponennya bisa bertipe data yang beda-beda.
Contoh:
TYPE my_rec = RECORD

   Nama : STRING[90]; Npm  : STRING[ 8] ;

     Nilai : REAL;

END;

VAR

   Data nya    : my re c;

3. Set
Himpunan (set) adalah kumpulan obyek yang mempunyai tipe data yang sama dan urutan penulisannya tidak diperhatikan. Setiap obyek dalam suatu himpunan disebut dengan anggota atau elemen himpunan.
Contoh:
TYPE irama = (JAZZ, POP, ROCK ,DANGDUT, SKA);

      Musik = SET OF irama;

VAR

     Jenis musik : Musik;
4. File
File (Berkas) adalah kumpulan sejumlah komponen yang bertipe data sama, yang jumlahnya tidak tertentu, dan biasanya tersimpan dalam suatu media penyimpan luar
Tipe Data Penunjuk
Pointer
Tipe data pointer merupakan tipe data yang berbeda dengan yang lainnya. Semua tipe data yang lainnya bersifat STATIS sedangkan tipe Pointer bersifat DINAMIS. Tipe ini merupakan tipe data untuk suatu variabel, dimana isi variabel ini berupa alamat variabel lain, dalam artian variabel pointer adalah variabel yang menunjuk nilai atau alamat variabel lainnya.

B.   VARIABEL
Variabel adalah identifier yang berisi data yang dapat berubah-ubah nilainya di dalam program. Variabel dapat disebut juga sebagai perubah nilai, yaitu sesuatu yang dapat digunakan untuk menyimpan nilai, dimana nilai yang disimpan ini dapat selalu berubah-ubah.



JENIS-JENIS VARIABEL :

1.      Boolean 

Data boolean disebut juga data bilangan lojik. Tipe data boolean hanya mengenal dua buah nilai yaitu benar (true) dan salah (false).

2.      Integer 

Data integrer merupakan nilai bilangan bulat dalam bentuk desimal misalnya 1, 2, 34, 765, 0, -89, -70. tipe data integrer mempunyai ranah nilai yang tidak terbatas. Dalam Turbo Pascal terdapat lima macam tipe data integrer, yaitu: byte, shorint, word, integer dan longint.

3.      Real 

Data real adalah data yang mengandung data desimal misalkan 3.65, 9.0876, 2.00, dan lain-lain. Bilangan real juga dapat dituliskan dengan notasi E, yang artinya perpangkatan sepuluh. Misalnya 230.40E32 artinya 230.40 x10³².

4.      Karakter (char) 

Data karakter ditulis dengan menggunakan tanda petik ( “ “ ) misalkan “A” ,”@”, “z”, “#”, “1”, “-234”, “+”, “<” dan lain-lain. Tapi perlu diperhatikan “9” adalah karakter tetapi jika di tulis 9 maka tipenya menjadi integer. Maka sarat mutlak menulisan karakter harus menggunakan tanda baca petik ( “ “ ).

5.      String 

Data string adalah untaian karakter-karakter dengan panjang tertentu yang terletak diantara tanda petik tunggal. nilai data string akan menepati memori sebesar banyaknya karakter stringnya ditambah dengan 1 byte. Contoh dari data sring adalah seperti ‘teknik’, ‘informatika’, ‘9876151’ dan sebagainya. 


6.      Pointer

Pointer adalah suatu variabel yang berisi alamat yang akan disimpan pada 

memori.

7.      Ordinal 

ordinal adalah tipe data yang merupakan subset dari tipe data sederhana (tipe data standart dan tipe data yang di definisikan sendiri oleh pemakai). Yang dimaksud dengan tipe data sederhana adalah semua tipe data kecuali tipe data riel. Jadi yang termasuk tipe data ordinal adalah tipe data stendart (integer, shortint, longit, byte, word, boolean, dan chart), dan tipe data yang didefinisikan sendiri oleh pemakai

Pemberian nama variabel harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh bahasa pemrograman yang kita gunakan. Namun secara umum ada aturan yang berlaku untuk hampir semua bahasa pemrograman. Aturan-aturan tersebut yaitu:
  • Nama variabel harus diawali dengan huruf.
  • Tidak boleh menggunakan spasi pada satu nama variabel. Spasi bisa diganti dengan karakter underscore (_).
  • Nama variabel tidak boleh mengandung karakter-karakter khusus, seperti : .,+, -, *, /, <, >, &, (, ) dan lain-lain.
  • Nama variabel tidak boleh menggunakan kata-kata kunci d bahasa pemrograman

C.   KONSTANTA
Konstanta adalah variabel yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bisa diubah. Jadi konstanta adalah juga variabel bedanya adalah pada nilai yang disimpannya. Jika nilai datanya sepanjang program berjalan tidak berubahubah, maka sebuah varibel lebih baik diperlakukan sebagai konstanta. Pada sebuah kode program, biasanya nilai data dari konstanta diberikan langsung di bagian deklarasi konstanta. Sedangkan untuk variabel biasanya hanya ditentukan nama variabel dan tipe datanya tanpa isian nilai data. Aturan penamaan variabel juga berlaku untuk penamaan konstanta. Demikian juga aturan penetapan tipe data. konstanta dibagi menjadi 4 :
  • Konstanta integer, berupa integer biasa, integer panjang (long int) dan integer tak bertanda (unsigned integer). Nilainya dapat berupa desimal, oktal atau hexadesimal
  • Konstanta floating point, dapat mengandung nilai pecahan, yang biasa ditulis dalam bentuk pecahan biasa maupun bentuk eksponensial dan selalu dinyatakan dalam double, kecuali jika diakhiri dengan F atau f (menyatakan konstanta float).
  • Konstanta string, merupakan deretan karakter yang diawali dan diakhiri dengan tanda petik ganda (“…“). Juga dapat mengandung karakter yang menggunakan tanda \ yang disebut karakter escape (escape sequence).
  • Konstanta karakter, selalu diawali dan diakhiri dengan tanda petik tunggal (‘…’). Beberapa konstanta karakter dapat diawali dengan tanda \ (penempatannya setelah tanda petik tunggal).
Sebagai contoh, jika kita membuat program perhitungan matematik yang menggunakan nilai pi (3.14159) yang mungkin akan muncul dibanyak tempat pada kode program, kita dapat membuat pi sebagai konstanta. Penggunaan konstanta pi akan lebih memudahkan penulisan kode program dibanding harus mengetikkan nilai 3.14159 berulang-ulang.
Konstanta digunakan apabila anda sering menggunakan suatu nilai konstanta secara berulang-ulang dalam kode anda, dan anda tidak ingin kerepotan untuk mengetikkan nilai konstanta itu terus menerus.

Untuk membuat sebuah konstanta pada dasarnya sama sepertUntuk membuat sebuah konstanta pada dasarnya sama seperti Variabel.



const NamaKonstanta: JenisKonstanta := NilaiKonstanta;






D.   EKSPRESI
Ekspresi  adalah transformasi nilai menjadi keluaran yang dilakukan melalui suatu perhitungan (komputasi).
Ekspresi terdiri atas operand dan operator, contoh ekspresi: “a + b”.Hasil Evaluasi dari sebuah Ekpresi adalah nilai yang sesuai dengan type operand yang dipakai

MACAM – MACAM EKPRESI
Ø  Ekspresi aritmatika
Ekspresi yang baik operand-nya bertipe numerik dan hasilnya juga bertipe numerik.
·         Ekspresi aritmatika memakai operator aritmatika.
          Pada ekspresi aritmetik terdapat 2 buah operator yaitu :
·         Operator biner, yaitu ekspresi yang operatornya membutuhkan 2 buah operand.
          Contoh a+ b
·        Operator Uner, yaitu “-” atau operator yang punya 1 operand contoh “-2”
          Contoh 2. (Penulisan ekspresi dengan notasi algoritma)
T = 5/9 * (c + 32)
Z = (2*x + y) / (5 * w)
Y = 5((a+b) / (c*d) + m (p + q))

Ø  Ekspresi Perbandingan/ Relasional
Ekspresi relasional adalah ekspresi dengan operator <, ≤, >, ≥, =, dan ≠, not, and, or dan xor dengan menghasilkan nilai bertipe boolean (true atau false). Biasanya ekspresi Relasional disebut ekspresi boolean.

Ø  Ekspresi Logika (Menggunakan Operator Boolean)
Adalah sebuah perintah yang akan mengeksekusi suatu perintah apabila kondisi tertenti  terpenuhi.
Operator boolean digunakan untuk menghubungkan dua buah ekspresi logika. Pada kesempatan ini operator boolean yang akan dibahas adalah AND dan OR.
Operator AND digunakan untuk menghubungkan dua buah ekspresi logika dan hasilnya
TRUE jika kedua ekspresi tersebut bernilai TRUE.

Logika I
Operator
Boolean
Lgika II
Hasil Akhir
FALSE
FALSE
FALSE
FALSE
AND
TRUE
FALSE
TRUE
FALSE
FALSE
TRUE
TRUE
TRUE

Operator OR dipergunakan untuk menghubungkan dua buah ekspresi logika dan hasilnya bernilai TRUE jika minimal salah satu ekspresi logika bernilai TRUE.

Logika I
Operator
Boolean
Lgika II
Hasil Akhir
FALSE
FALSE
FALSE
FALSE
OR
TRUE
TRUE
TRUE
FALSE
TRUE
TRUE
TRUE
TRUE

Contoh01
1. Program PenerimaanPegawai;
2. Uses Crt;
3. Var Umur : Integer;
4. Ket : String;
5. Begin
6. ClrScr;
7. Write(‘Umur calon pegawai : ‘); Readln(Umur);
8. If (Umur >= 20) AND (Umur <= 30) THEN Ket:=’DITERIMA’
9. ELSE Ket:=’DITOLAK’;
10. Writeln(‘Status pegawai : ‘,Ket);
11. End.

E.   OPERATOR
OPERATOR DALAM BAHASA PASCAL
Operator adalah simbol-simbol khusus yang digunakan untuk mengoperasikan suatu nilai data . Tanda operasi (operator) di dalam bahasa Pascal dikelompokkan ke dalam beberapa kategori, yaitu

·         Operator Boolean
Operator yang menyatakan suatu kondisi tertentu.
Macam dari operator boolean ini adalah:
NO
OPERATOR
ARTI
1
Not
Hasil ouput akan bernilai 1 apabila semua masukan bernilai 0
2
And
Hasil output akan bernilai 1 apabila semua masukan bernilai 1
3
Or
Hasil output akan bernilai 1 apabila masulan salah satunya bernilai1

  • Assignment operator
Menggunakan simbol titik dua diikuti oleh tanda sama dengan (:=).
Contoh :
A:=B;
  • Binary operator
Untuk mengoperasikan dua buah operand. Operand dapat berbentuk konstanta ataupun variabel. Operator ini digunakan untuk operasi aritmatika yang berhubungan dengan nilai tipe data integer dan real.
Operator
Operasi
Tipe Operand
Tipe Hasil
*
perkalian
real, realinteger, integerreal, integer
realintegerreal
Div
pembagian bulat
integer,integer
integer
/
pembagian real
real,realinteger,integerreal,integer
Realrealreal
Mod
sisa pembagian
integer,integer
integer
+
pertambahan
real,realinteger,integerreal,integer
realintegerreal
-
pengurangan
real,realinteger,integerreal,real
realintegerreal

Contoh :
15*5   hasilnya     75
20/3   hasilnya       6.6666666667E+00
div 3         hasilnya           6
20 mod 3  hasilnya           2
  • Unary operator
Dapat berupa unary minus dan unary plus. Unary minus digunakan untuk menunjukkan nilai negatif, baik pada operang numerik real maupun integer. Unaru plus adalah operator untuk memberai tanda plus.
Lihat pada table berikut : (operator pada unary operator)
Operator
Arti
+ (Plus)
Positif
- (Minus)
Negatif
Contoh :
-5         +7
-2.5      +2.5
  • Relational operator
Membandingkan hubungan antara dua buah operand dan akan didapatkan hasil tipe boolean, yaitu True atau False.
Operator-operator yang terlibat adalah :
= : sama dengan
> : lebih besar
< : lebih kecil
<> : tidak sama dengan
>= : lebih besar atau sama dengan
<= : kurang atau sama dengan
  • Logical operator
Terdapat 4 buah logical operator yaitu : NOT, AND, OR dan XOR. Operator ini bekerja dengan nilai-nilai logika, yaitu True dan False.
*      True:jika tipe integer bernilai tidak nol(0)
*      False jika tipe integer bernilai nol(0)

  • Address operator
           Operator ini berhubungan dengan alamat di memori, yaitu :
@ : Addriess-of Operator adalah alamat dari suatu nilai variabel.
^ : Indirection Operator adalahnilai di alamt yang ditunjukkan.
Operator ini akan digunakan pada pembahasan mengenai pointer.
  • Set operator
            Digunakan untuk operasi himpunan
Operator
Operasi
+
Union
-
Perbedaan himpunan
*
Perkalian himpunan
  • String operator
Digunakan untuk operasi string. Hanya ada sebuah operator string saja, yaitu operator + yang digunakan untuk menggabungkan dua buah nilai string.
Contoh :
Nama1 := ‘Asa‘;
Nama2 := ‘Anugrah’;
Nama3 := Nama1 + Nama2;
LAMBANG-LAMBANG:
Perioritas
Operator
Keterangan
I
()
Tanda kurung
II
++    --
Increment, Decrement
III
*  /  %
Kali, bagi dan sisa
IV
+  -
Tambah dan kurang
V
=  +=   -=   *=   /=   %=
Operator pemberi nilai aritmatika
VI
!
Operator logika NOT 
VII
<   >   <=   >=
Operator relasional
VIII
&&   ||
Operator logika DAN dan ATAU

Tugas 13
Tugas 14
Kumpulkan Tugas 13 dan 14 disini

Tugas 15

kumpulkan tugas 15 disni
Tugas 16
kumpulkan tugas 16 disni

Tugas 17



kumpulkan tugas 17 disni

2:12 AM Diposkan oleh simon murdani 0