phone: +62852 5254 2414
e-mail: simonmurdani@gmail.com
Showing posts with label TLJ Kelas XII. Show all posts

MATERI PERLAJARAN DAN PENILAINAN MANDIRI

 


BERIKUT INI MATERI  TKJ




KELAS XI TKJ

ADMINISTRASI SISTEM JARINGAN

MATERI SEMESTER 1

1. Sistem Operasi Jaringan

2. DHCP Server

3. FTP Server

4. Remote Server

MATERI SEMESTER 2

5. File Server

6. Web Server

7. DNS Server

8. Database Server

9. Mail Server

TEKNOLOGI JARINGAN KABEL DAN NIRKABEL

MATERI SEMESTER 1

1. Jaringan Berbasis Luas

2. Jaringan Nirkabel

3. Permasalahan Jaringan Nirkabel

4. Jaringan Fiber Optik

5. Jenis - Jenis Kabel Optik

MATERI SEMESTER 2

6. Alat Kerja Fiber Optik

7. Penyambungan Fiber Optik

8. Perangkat Pasif Fiber Optik

9. Permasalah Fiber Optik

PEMASANGAN DAN PENGALAMATAN JARINGAN

MATERI SEMESTER 1

1. VLAN

2. Permasalahan VLAN

3. Proses Routing

MATERI SEMESTER 2

4. Routing Statis

5. Troubleshooting Routing Statis

6. Routing Dinamis

7. Troubleshooting Routing Dinamis

PEMASANGAN DAN KONFIGURASI PERANGKAT JARINGAN

MATERI SEMESTER 1

1. Mengenal Ragam Komunikasi Data

2. Mengenal Standar Komunikasi Data

3. Proses Komunikasi Data Dalam Jaringan

4. Mengelal Teknologi Komunikasi Data dan Suara

MATERI SEMESTER 2

5. Kebutuhan Telekomunikasi Dalam Jaringan

6. Kebutuhan Bandwith Dalam Jaringan

7. Mengenal Protokoler Server Softswitch

8. Diagram Rangkaian Operasi Komunikasi VoIP



KELAS XII TKJ

Penilaian Kompetensi Pengetahuan


Penilaian kompetensi pengetahuan dimaksudkan untuk mengukur ketercapaian aspek kemampuan pada Taksonomi Bloom. Kemampuan yang dimaksud adalah mulai dari pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi/mencipta yang terdapat pada setiap KD. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik penilaian. Guru diharapkan mampu mengidentifikasi setiap KD dan/atau materi pembelajaran untuk selanjutnya memilih teknik penilaian yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang akan dinilai. Penilaian dimulai dengan perencanaan yang dilakukan pada saat menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

Penilaian pengetahuan dilakukan tidak semata-mata untuk mengetahui apakah siswa telah mencapai ketuntasan belajar (mastery learning), tetapi penilaian juga ditujukan untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan (diagnostic) proses pembelajaran. Untuk itu, pemberian umpan balik (feedback) kepada siswa dan guru merupakan hal yang sangat penting, sehingga hasil penilaian dapat segera digunakan untuk perbaikan mutu pembelajaran. Hasil penilaian kompetensi pengetahuan selama dan setelah proses pembelajaran dinyatakan dalam bentuk angka rentang 1-100 dan deskripsi.

SOAL KELAS XII TKJ 1

Link Tugas 13 :

SOAL KELAS XII TKJ 2


HASIL PENILAIAN SEMESTER GANJIL


KELAS XII TKJ 1


KELAS XII TKJ 2




Pentingnya Mengetahui Pengertian Prakerin SMK dan Manfaatnya


Prakerin atau Praktek Kerja Industri merupakan kegiatan pendidikan, pelatihan, dan pembelajaran bagi siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) yang dilakukan di dunia usaha atau dunia industri yang berkaitan dengan kompetensi siswa sesuai bidang yang digelutinya. Pada umumnya, sekolah akan mengupayakan terlaksananya program Prakerin SMK ini demi meningkatkan keterampilan siswa di bidangnya.


Tampilan penuh Tabel Prakerin :  


Rekab Absen XII TKJ 2 (Agustus)

Informasi tingkat kehadiran dan ketidakhadiran siswa ini sangat berguna untuk pengambilan kebijakan, baik pada tingkat kelas maupun sekolah serta dapat digunakan untuk kepentingan pemberian bimbingan kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam menunaikan kewajiban kehadirannya di sekolah





Uji Kompetensi Keahlian UKK Teori On line


UKK merupakan Uji Kompetensi Keahlian sebagai syarat kelulusan bagi siswa SMK yang dibagi dalam 2 kategori antara lain, Teori dan Praktek.  UKK melibatkan beberapa industri dan usaha di Kota Singkawang yang menguji siswa secara langsung selama kegiatan ujian. Kegiatan UKK teori berlangsung dengan tertib dan lancar.  Sesuai dengan rencana,  kegiatan UKK berlangsung dari tanggal 6 s.d 17 Maret 2023. Selamat ber UKK.


Petuniuk Umum !
1. Berdoalah terlebih dahulu sebelum anda mengerjakan !
2. Bacalah seluruh soal untuk memahami maksud soal. sebelum dijawab !
3. Jangan lupa tuliskan nim, nama, dan tanda tangan anda, sebelum menjawab soal!
4. Jawablah pertanyaan dengan singkat dan jelas ! (untuk soal essay / isian) Pilihlah jawaban yang paling tepat
5. Kerjakanlah soal yang anda anggap lebih mudah dahulu, dan tuliskan jawaban dilembar jawaban yang telah disediakan !
6. Jawaban harus ditulis dengan tulisan yang.lelas dan n'rudah dibaca, dan tidak diperbolehkan kerja sama!
7. Koreksilah jawaban sebelum dikumpulkan !
8. Kliklah Link di bawah ini, link Terbuka Sesuai Harinya

Hari, Selasa 14 Maret 2023

Hari, Rabu 15 Maret 2023

Hari, Kamis 16 Maret 2023


Hasil Uji Kompetensi Keahlian UKK Teori On line



Jika sudah selesai, silahkan isikan komen dibawah ini.
contoh
nama : 
"budi kelas XII TKJ SMKN 1 singkawang, sudah selesai ujian hari selasa 14 maret 2023"

TLJ - Perawatan dan Perbaikan Sistem VoIP (Bab IV)


Perawatan dan Perbaikan Sistem VoIP

Kompetensi Dasar
3.16 Mengevaluasi kerja sistem komunikasi VoIP.
3.17 Mengevaluasi perawatan sistem komunikasi VoIP.
3.18 Menganalisis permasalahan sistem komunikasi VoIP.
4.16 Mengelola kerja sistem komunikasi VoIP.
4.17 Melakukan perawatan sistem komunikasi VoIP.
4.18 Melakukan perbaikan sistem komunikasi VoIP.


Pendahuluan

alam materi ini, Anda akan mempelajari cara melakukan pengujian layanan VoIP ketika terjadi masalah, kemudian mengidentifikasi, menganalisis, dan melakukan perbaikan tehadap sistem tersebut. Ada beberapa isu penting yang sering menjadi kendala dalam pengelolaan VoIP, khususnya pada server Trixbox, antara lain proses monitoring dan update sistem, gangguan dan kendala dalam komunikasi berbasis VoIP, permasalahan pada sistem ZAP, IAX2, dan echo, hingga kegagalan fungsi hardware yang akan dibahas pada Bab 4 ini. Selain itu, pada akhir bab akan diberikan tambahan materi tentang aktivitas peningkatan keamanan dengan melakukan beberapa perubahan mendasar pada konfigurasi server Trixbox untuk menjaga server agar tetap stabil dalam memberikan layanan VoIP.

Masih ingatkah Anda tentang materi VoIP? Materi VoIP yang berisi tentang konsep kerja, karakteristik, protokol standar, hingga mekanismenya dalam arsitektur softswitch sebelumnya telah dijelaskan pada buku Teknologi Layanan Jaringan Kelas XI. Pada bab ini, Anda akan dijelaskan mengenai evaluasi kerja, perawatan, dan analisis permasalahan dalam sistem komunikasi VoIP.

SOAL UKK - Pembahasan Modul UKK TKJ Paket 4


Pembahasan Modul UKK TKJ Paket 4


Kita akan membahas tentang penyelesaian soal UKK TKJ 2019/2020 Paket 4 tentang setting mikrotik hotspot dengan radius server.

Bagi kalian, para siswa jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) yang sedang persiapan untuk melaksanakan uji kompetensi, artikel ini bisa dijadikan rujukan belajar, karena disini akan kita bahas tuntas tentang bagaimana menyelesaikan soal praktek Uji Kompetensi Kejuruan TKJ khususnya paket 4 tahun 2019/2020.


Gambar diatas merupakan topologi yang terdapat pada soal UKK TKJ Paket 4, dimana terdapat sebuah router mikrotik yang terkoneksi pada jaringan internet pada interface ether1, kemudian ether2 terhubung ke jaringan LAN dan ether3 terhubung ke perangkat Access Point yang merupakan hotspot ke perangkat smartphone. Untuk lengkapnya silahkan download soal dibawah ini

Dalam artikel ini, membahas langsung ke proses pengerjaan setting mikrotik dengan winbox sesuai dengan soal diatas, jadi bagi kalian yang masih bingung bagaimana menggunakan winbox silahkan baca dulu uraian materi sebelumnya dibawah ini:

ASJ - Contoh Panel Hosting (BAB 1) (Kelas XII)



KOMPETENSI DASAR

3.10 Mengevaluasi Control Panel Hosting
4.10 Mengkonfigurasi Control Panel Hosting
3.11 Mengevaluasi Share Hosting Server
4.11 Mengkonfigurasi Share Hosting Server
3.12 Mengevaluasi Virtual Private Server
4.12 Mengkonfigurasi Virtual Private Server
3.13 Mengevaluasi Dedicated Hosting Server
4.13 Mengkonfigurasi Dedicated Hosting Server
3.14 Mengevaluasi VPN Server
4.14 Mengkonfigurasi VPN Server
3.15 Mengevaluasi sistem kontrol dan monitoring
4.15 Mengkonfigurasi sistem kontrol dan monitoring
3.16 Mengevaluasi sistem keamanan jaringan
4.16 Mengkonfigurasi sistem keamanan jaringan
3.17 Menganalisis permasalahan sistem administrasi
4.17 Melakukan perbaikan sistem administrasi

BAB 1
Contoh Panel Hosting



A. KOMPETENSI DASAR


3.10 Mengevaluasi Control Panel Hosting
4.10 Mengkonfigurasi Control Panel hosting


B. MATERI PEMBELAJARAN


Setiap pembuatan sebuah server, diperlukan konfigurasi untuk membuat server tersebut bekerja dengan optimal sesuai dengan kehendak sistem administrator. Konfigurasi meliputi berbagai hal, dimulai dari yang paling dasar seperti konfigurasi IP server sampai dengan konfigurasi aplikasi yang digunakan dalam server harus diatur dengan baik. Pengaturan konfigurasi tersebut tentu saja membutuhkan kemampuan yang baik dan pengetahuan yang luas bagi sistem adminstrator,


Bagi beberapa sistem administrator yang menyediakan layanan web hosting, kemampuan untuk mengontrol layanan server melalui CLI (Command Line Interface) menjadi sebuah tantangan tersendiri. Selain dituntut untuk hapal baris perintah instalasi dan konfigurasi paket aplikasi, melakukan pengelolaan layanan hosting dengan menggunakan Command Line Interface juga membutuhkan ketelitian. Apabila terjadi kesalahan penulisan perintah instalasi, maka paket aplikasi akan tidak diketemukan atau bisa ditemukan tetapi tidak sesuai dengan yang dimaksudkan. Selain itu jika terjadi kesalahan penulisan konfigurasi baik satu spasi atau satu karakter saja, sebuah layanan hosting bisa menjadi gagal berjalan dan tidak dapat melayani kebutuhan client. Untuk itulah diciptakan interface yang dapat digunakan untuk mengontrol layanan dengan menggunakan Graphical User Interface (GUI). Dengan menggunakan Control Panel yang berupa GUI dapat menyediakan cara yang jauh lebih mudah untuk mengelola, mengkonfigurasi, dan memantau semua layanan di dalam server.

1. Control Panel Hosting

Dalam sebuah lingkup pengembangan server, control panel berfungsi untuk mengatur, mengawasi dan memonitor penggunaan perangkat keras didalam server serta beberapa perangkat lunak yang dipasang dalam server tersebut. Control panel juga merupakan sebuah interface yang dihadirkan oleh server hosting yang berisi fasilitas-fasilitas untuk mengatur fungsi-fungsi pada server tersebut, seperti program aplikasi, hardware (perangkat keras), koneksi jaringan, pengaturan tampilan Windows, dan pengaturan account Windows. Control panel adalah bagian dari Microsoft windows yang memungkinkan user untuk melihat dan memanipulasi sistem dasar pengaturan dan pengendalian melalui applet, misal misalnya menambahkan hardware, menambahkan dan menghapus perangkat lunak, mengontrol account pengguna, dan mengubah pilihan aksesibilitas.


Pengguna dapat menggunakan kumpulan fungsi didalam Control panel sesuai dengan kebutuhannya. Untuk memudahkannya maka fungsi control panel dikelompokan ke dalam beberapa kategori, seperti System and Security, Network dan Internet, Hardware dan Sound, Program, User Account, dan lain sebagainya. Begitu pula pada control panel hosting, menu akan dikelompokkan sesuai dengan fungsinya. 

AIJ - Internet Gateway (BAB 1) (Kelas XII)


A. KOMPETENSI DASAR

1. Mengevaluasi internet gateway 
2. Mengkonfigurasi NAT

B. MATERI PEMBELAJARAN


1. Internet Gateway dan Network Address Translation (NAT)


Gerbang jaringan (gateway) adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan kaidah atau protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan komputer dapat dikirimkan atau dilewatkan ke jaringan komputer yang lain dengan topologi jaringan berbeda. Istilah gateway bisa merujuk kepada hardware atau software yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel atau tidak sama, baik secara hardware atau software, sehingga data dapat dikirimkan antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada

email, sehingga pertukaran email dapat dilakukan pada sistem yang berbeda, misalnya pengirim menggunakan sistem operasi Microsoft Windows, sedangkan penerima menggunakan sistem operasi Linux. Salah satu fungsi pokok gateway adalah melakukan protocol converting atau konversi protokol, agar dua arsitektur jaringan komputer yang berbeda yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda dapat berkomunikasi atau terhubung. Fungsi gateway akan lebih mudah diterapkan apabila setiap pengguna menggunakan protokol komunikasi yang sama dan standar seperti protokol model OSI Layer atau model TCP/IP. Gateway secara sederhana juga bisa diartikan sebagai komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface card (NIC) untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih.

Di Internet suatu alamat bisa ditempuh lewat gateway-gateway yang memberikan jalan atau rute ke arah mana yang harus dilalui supaya paket data sampai ke tujuan. Internet adalah hubungan atau interkoneksi antar jaringan komputer di seluruh dunia. Cakupan wilayah internet yang sangat luas memungkinkan komputer bisa terhubung dengan internet di bumi, di angkasa luar atau bahkan di bulan atau di planet lain. Standar protokol komunikasi TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) bisa menghubungkan komputer dan perangkat jaringan yang berbeda sekalipun menggunakan media penghantar yang berbeda pula. Protokol IP mensyaratkan setiap komputer atau perangkat jaringan harus mempunyai alamat IP Address agar bisa terhubung di jaringan internet. IP address ini bersifat unik dan tunggal, sehingga tidak boleh ada dua IP address yang sama yang terhubung dengan jaringan internet.

Pada saat ini mayoritas pengguna internet masih menggunakan IP address versi 4 (IPv4), yaitu sistem pengalamatan komputer atau perangkat jaringan yang terdiri dari sekumpulan bilangan 32 bit, yang dibagi atas 4 segmen dan setiap segmen terdiri atas 8 bit. Kombinasi angka 32 bit ini menghasilkan lebih dari 4 milyar IP address. Tetapi tidak semua IP address ini bisa digunakan untuk keperluan jaringan internet. Ada beberapa IP address yang digunakan untuk keperluan khusus, seperti:
  • Network address 
  • Broadcast address 
  • Netmask address 
  • Multicast address
  • Loopback (localhost) address
  • Default route address

TLJ - Cisco Packet Tracer part 4




Membuat simulasi jaringan dengan packet tracer akan menjadi pembahasan jarkom kali ini. Bagi Anda yang sudah lama mengenal jaringan komputer mungkin sudah tahu apa itu packet tracer. Aplikasi ini sering sekali digunakan sebagai media simulasi membuat sebuah jaringan komputer. Dengan aplikasi ini kita dapat melihat gambaran secara virtual bagaimana komputer satu dengan yang lainnya berhubungan dengan komputer lain melalui sebuah jaringan yang berbeda-beda.

Sedikit penjelasan mengenai packet tracer :

Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco. [wikipedia]

Prakerin 2020/2021 SMKN 1 Singkawang

PRAKERIN (Praktek Kerja Industri) adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan didunia usaha atau dunia industri yang relevan dengan dengan kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya. Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan prosedur tertentu, bagi siswa yang bertujuan untuk magang disuatu tempat kerja, baik dunia usaha maupun didunia industri setidaknya sudah memiliki kemampuan dasar sesuai bidang yang digelutinya atau sudah mendapatkan bekal dari pembimbing disekolah untuk memiliki ilmu-ilmu dasar yang akan diterapkan dalam dunia usaha atau dunia Industri. Alasan utama mengapa para siswa-siswi habus memiliki bekal ilmu pengetahuan dasar sesuai bidangnya agar dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri tidak mengalami kendala yang berarti dalam penerapan Ilmu Pengetahuan dasar yang kemungkinan besar dalam proses praktek kerja industri mendapatkan ilmu-ilmu baru yang tidak diajarkan di Lembaga Kejuruan terkait.


Tujuan diadakannya PRAKERIN adalah :

  • Mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di sekolah;
  • Membentuk pola pikir yang konstruktif pola pikir bagi siswa-siswi PRAKERIN;
  • Melatih siswa untuk berkomunikasi/ berinteraksi secara profesional didunia kerja yang sebenarnya;
  • Membentuk Etos kerja yang baik bagi siswa-siswi PRAKERIN;
  • Menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan dasar yang dimiliki oleh siswa-siswi PRAKERIN sesuai bidang masing-masing;
  • Menambah jenis keterampilan yang dimiliki oleh siswa agar dapat dikembangkan dan di Implementasikan dalam kehidupan sehari-hari;

Menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dengan dunia industri maupun dunia usaha.
Kewajiban Siswa ditempat PRAKERIN adalah :

  • Melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang telah disepakati;
  • Mematuhi setiap Instruksi ditempat kerja;
  • Melaksanakan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja);
  • Menjaga nama baik Lembaga Pendidikan (Almamater), Dunia Usaha dan Dunia Industri;
  • Melakukan Observasi dan Penelitian yang mempunyai tujuan Positif;
  • Bertanya kepada pihak yang berkompten apabila kurang paham/ dimengerti.

Dalam proses pengajuan siswa-siswi PRAKERIN wajib mengikuti Prosedur yang ditetapkan oleh lembaga, Dunia Industri maupun Dunia Usaha. Setiap lembaga, Dunia Industri maupun Dunia Usaha tentu saja memiliki Prosedur yang berbeda-beda tergantung dari kondisi masing-masing Dunia Industri maupun Dunia Usaha terkait.




TLJ - Cisco Packet Tracer part 3



Membuat Jaringan Sederhana dengan Cisco Packet Tracer


Sebelumnya saya sudah pernah membahas tentang sertifikasi cisco , nah abgi anda yang tertarik untuk mempelajari jaringan khususnya di perangkat cisco berikut adalah langkah langkah untuk membuat jaringan sederhana dengan cisco paket tracer .
disini saya akan membuat sebuah jaringan computer yang terdiri dari :



21 komputer
3 switch
1 server
Masing-masing switch terhubung dengan 7 komputer. Dan setiap komputer tersebut mempunyai IP address dengan level dan kelompok yang sama. Tampilan akhirnya akan seperti ini :





Langkah-langkah pembuatan jaringan diatas sebagai berikut:


1. Buatlah 3 switch.



Switch dapat ditemukan di toolbar bawah, pada bagian SWITCHES. Pilih tipe yang mana saja, tiap tipe mewakilkan tipe-tipe switch yang dikeluarkan oleh cisco.



2. Buatlah 7 komputer pada tiap-tiap switch, sehingga terdapat 21 komputer yang terhubung dengan 3 switch. Komputer dapat ditemukan pada toolbar END DEVICE.



Susunan dari tiap-tiap komputer tidak harus sama dengan gambar yang saya buat, yang terpenting tiap komputer terhubung dengan switch yang benar. Setelah 21 komputer sudah dibuat, kemudian hubungkan komputer-komputer tersebut ke switch. Karena yang terhubung adalah 2 perangkat yang berbeda maka pakailah kabel straight sebagai media transmisinya.





Ketika pertama kali komputer disambungkan dengan kabel ke switch, lingkaran hijau yang ada di switch akan berwarna kuning. Hal ini menandakan bahwa hubungan tersebut masih diinisialisasi, jika media transmisi yang digunakan benar maka lama kelamaan indikator tersebut akan berubah warna menjadi lingkaran hijau tetapi jika salah maka akan berwarna merah.

3. Hubungkan tiap-tiap switch dengan switch yang berada di tengah, memakan kabel cross.
Mengapa media yang dipakai kabel cross? Karena fungsi dari cross adalah menghubungkan antara 2 device yang sama. Kabel cross dapat ditemukan di toolbar CONNECTIONS.



Sama seperti penjelasan diatas, tunggu sampai indikator berwarna hijau, menandakan hubungan antar perangkat tersebut sudah terhubung.

4. Buatlah 1 buah server yang terhubung dengan switch yang berada ditengah.

Server dapat ditemukan di toolbar END DEVICE. Hubungkan server dengan switch menggunakan kabel straight. Server disini bisa difungsikan sebagai storage data (data warehaouse) atau sentral prosesing (semua proses dilakukan oleh server).
Pengaturan fisik untuk jaringan sudah selesai sampai di sini. Semua perangkat sudah terhubung secara fisik. Untuk melakukan pengiriman data, masih diperlukan sebuah alamat yang unik pada setiap komputer yang terhubung. Hal ini dilakukan agar, data terkirim sesuai sasaran dan switch bisa menentukan ke alamat mana data tersebut dikirim.
Ada 2 tipe IP Address:

· IP static

· DHCP (IP dynamic)

Untuk sekarang kita akan mengkonfigurasi IP static. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Klik komputer yang ingin dikonfigurasi IP addressnya, kemudian akan muncul window baru,
2. Klik tab Desktop,
3. Akan muncul menu, pilih IP Configuration,
4. Isi bagian IP Static dengan 192.168.1.2 dan gateway biarkan secara default 255.255.255.0,
5. Untuk IP komputer kedua, isi dengan 192.168.1.3. Komputer ketiga isi dengan 192.168.1.4 dan seterusnya sampai komputer ke 21,

6. Ulangi langkah 1-5 sampai semua komputer mempunyai IP address yang berbeda.





Setelah semua komputer sudah dikonfigurasi IP Addressnya, sekarang waktunya untuk mencari tahu apakah jaringan sudah terbentuk sempurna atau belum, dengan cara menge-ping komputer yang berseberangan. Dengan cara,
1. Klik komputer yang ingin meng-ping komputer lain, kemudian akan muncul window baru,
2. Klik tab Desktop,
3. Masuk ke menu Command Prompt,
4. Dan ketikkan perintah,
Ping 192.168.1.19 IP Address komputer tujuan.
5. Ping sukses menandakan jalur komunikasi data antar 2 perangkat tersebut sudah terhubung dan siap digunakan.



Tampilan ping/message dari komputer- komputer yang terhubung dalam jaringan.
Gambar berikut diambil berdasarkan PC-0 yang menjadi transmitter dan semua komputer selain PC-0 sebagai receiver.






TLJ - Cisco Packet Tracer part 2





Memulai Percobaan

Kali ini kita akan mencoba untuk membuat sebuah arsitektur jaringan sederhana yang terdiri dari 3 segmen network.

Pada percobaan kali ini, kita akan menggunakan Routing Protocol yang paling mudah untuk diterapkan yaitu RIP (Routing Information Protocol). Sebenarnya ada banyak jenis routing protocol yang dapat kita gunakan didalam membangun sebuah jaringan. Jika kamu ingin mengetahui jenis-jenis dari routing protocol, kamu dapat membaca di referensi berikut ini..

Kita mulai latihan dengan membuka aplikasi Cisco Packet Tracer dan menyiapkan beberapa perangkat PC seperti berikut:
Gambar 1. Menyiapkan PC pada Packet Tracer

Selanjutnya, kita tambahkan Switch:
Gambar 2. Menyiapkan Switching


Switch akan berfungsi untuk manajemen lalu lintas yang ada di sebuah jaringan komputer, Switch mempunyai tugas mentransfer suatu paket data untuk sampai ke tujuan dengan perangkat yang tepat. Switch ini juga juga mempunyai fungsi mencari jalur yang sangat baik dan optimal serta memastikan pengiriman paket data yang efisien tujuannya.

Setelah itu kita tambahkan router:
Gambar 3. Penambahan Router pada Packet Tracer


Perangkat Router digunakan untuk dapat menghubungkan beberapa jaringan yang sama atau berbeda segmen.

Langkah selanjutnya adalah menyambungkan kabel untuk menghubungkan network yang telah kita bangun.


Untuk menghubungkan Switch dengan PC gunakan kabel straight
Untuk menghubungkan Router dengan Switch gunakan kabel straight
Untuk menghubungkan Router dengan Router gunakan Serial DCE
Gambar 4. Menghubungkan kabel pada network

Wiiihh… model network kita sudah mulai terlihat guys..

Eeittzz… langkah kita masih panjang, kita perlu melakukan konfigurasi IP address pada tiap-tiap PC, kemudian mengkonfigurasi perangkat router sehingga ketiga segment diatas dapat saling terhubung dengan baik..

Untuk mempermudah proses konfigurasi Network, kita perlu melakukan labeling IP Network pada tiap-tiap segment seperti berikut:
Gambar 5. Melakukan Pemberian Label Network

Proses pemberian label ini akan sangat memudahkan kita didalam melakukan konfigurasi jaringan kedepannya ya guys..

Hmm.. Sepertinya ada yang kurang nih..
Gambar 6. Menambahkan Label Area

Nah gini kan cakep, anggap aja saya sedang buat 3 buah segment jaringan untuk perusahaan saya di Jakarta, Bandung, dan Surabaya..


Melakukan Konfigurasi IP address PC

Ok kita lanjutkan percobaan kali ini dengan melakukan konfigurasi IP address pada PC di tiap-tiap cabang perusahaan. kita mulai dulu dari perusahaan yang ada di Jakarta..

Perusahaan saya di jakarta memiliki asset 3 buah PC. Saya ingin menggunakan network 192.168.10.0 untuk mengelola jaringan disana..
Nah bagi-bagi IP nya gimana nih.. kita bagi aja dengan aturan berikut ya guys


192.168.10.1 untuk Gateway / Router
192.168.10.2 untuk computer server
192.168.10.3 untuk client, dst

Berhubung jaringan yang kita buat diatas nggak ada server nya, aku mau pakai IP dengan akhiran 2, 3 dst sebagai IP komputer..

Untuk melakukan konfigurasi IP address, kita dapat melakukan click pada end device PC sehingga akan tampil menu seprti gambar dibawah ini. Kita coba untuk melakukan click pada PC dengan label 192.168.10.2/24.
Gambar 7. Tampilan GUI untuk mengkonfigurasi PC

Kita pilih pada bagian IP Configuration maka akan tampil sebagai berikut:
Gambar 8. Melakukan konfigurasi IP pada PC 192.168.10.2/24

Selanjutnya, kita akan melakukan konfigurasi IP address, netmask dan default gateway seperti gambar diatas. Lakukan konfigurasi ini pada semua PC yang ada di cabang Jakarta, Bandung dan Surabaya ya..


Melakukan Konfigurasi interface Router

Tahapan selanjutnya adalah melakukan konfigurasi interface Router. Untuk memulai konfigurasinya, klik pada bagian Router1 sehingga akan tampil halaman sebagai berikut:
Gambar 9. Tampilan menu Router1

Ada 2 cara untuk melakukan konfigurasi ini, yaitu dengan memanfaatkan GUI atau menggunakan CLI. Pada percobaan ini, saya akan menggunakan GUI untuk mengkonfigurasi network pada router.

Router1 ini terhubung dengan 3 buah network yang berbeda. Diantaranya yaitu:


- Network “192.168.10.0” melalui interface FastEthernet 0/0
- Network “10.0.0.0” melalui interface Serial 2/0
- Network “30.0.0.0” melalui interface Serial 3/0

Ok langsung saja kita konfigurasikan interface pertama, yaitu FastEthernet0/0. Pada tahapan ini, kita perlu memasukan gateway yang akan digunakan untuk menghubungkan Router1 ke network 192.168.10.0.

Pada tahap ini, kita perlu memasukan konfigurasi IP Address, Subnet Mask, dan jangan lupa untuk menyalakan Port Status On ya guys..
Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini:
Gambar 10. Konfigurasi Router1 interface FastEthernet0/0

Apabila kita ingin mengetahui command apa yang di panggil selama tahap konfigurasi router diatas, kita dapat melihatnya pada bagian bawah menu “Equivalent IOS Commands”. Untuk pemula seperti saya, feature GUI ini sangat membantu saya untuk beradaptasi dengan perintah/command yang dijalankan pada CLI Packet Tracer..

Selanjutnya adalah melakukan konfigurasi Router pada Interface Serial 2/0. Berikut adalah konfigurasinya:
Gambar 11. Konfigurasi Router1 interface Serial 2/0

Kemudian, melakukan konfigurasi Router1 pada Interface Serial 3/0. Berikut adalah konfigurasinya:
Gambar 12. Konfigurasi Router1 interface Serial 3/0

Lakukan konfigurasi yang sama pada Router2, dan Router3 dengan menyesuaikan jaringan atau Network yang terhubung dengan masing-masing router ya..


Melakukan Konfigurasi RIP pada Router

Setelah melakukan konfigurasi semua interface pada ketiga router diatas, langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah mengkonfigurasi RIP (Routing Information Protocol). Berikut adalah tahapannya:
Gambar 13. Konfigurasi RIP

Untuk memulai konfigurasi RIP ini, kita harus masuk pada bagian


Config>Routing > RIP

Setelah itu, masukan IP network yang terhubung pada Router1 dan di lanjutkan dengan menekan button Add seperti gambar diatas..

Berikut adalah Network yang terhubung pada Router1 :

IP Network: 10.0.0.0
IP Network: 30.0.0.0
IP Network: 192.168.10.0
Melakukan Verifikasi RIP

Untuk melakukan verifikasi apakah kita sudah menerapkan konfigurasi RIP, kita jalankan perintah ini:
Gambar 14. Melakukan verifikasi konfigurasi RIP

Lakukan konfigurasi RIP ini pada pada Router1, Router2, dan Router3 ya guys..


Melakukan Ujicoba

Selanjutnya adalah melakukan ujicoba dengan mengirimkan paket PDU antar PC atau Router.


Protocol Data Unit (PDU) berfungsi untuk mengatur pertukaran / trasmisi paket data antar komputer pada jaringan.Protocol ini bisa berisi packet TCP, UDP, DNS, HTTP dan protocol jaringan lainnya. Pada CPT Anda dapat mengetahui bentuk dan isi maupun panjang dari berbagai packet pada jaringan komputer.

Skenario ujicobanya adalah sebagai berikut:


- Kirim Simple PDU dari komputer cabang jakarta ke surabaya
- Kirim Simple PDU dari komputer cabang surabaya ke jakarta
- Kirim Simple PDU dari komputer cabang jakarta ke bandung
- Kirim Simple PDU dari komputer cabang bandung ke jakarta
- Kirim Simple PDU dari komputer cabang bandung ke surabaya
- Kirim Simple PDU dari komputer cabang surabaya ke bandung

Untuk melakukan ujicoba nya, kamu bisa menekan keyboard P atau melakukan click Add Simple PDU pada bagian Command Toolbar.
Berikut adalah lokasi icon Add Simple PDU pada Packet Tracer 7.3.0:
Gambar 15. Melakukan Ujicoba

Ketika melakukan ujicoba pengiriman paket, hasil nya dapat kita lihat pada bagian kanan bawah seperti gambar berikut.
Gambar 16. Hasil Ujicoba Pengiriman paket