TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Friday, November 1, 2019

TLJ - 3.6 Kebutuhan Bandwidth dalam Jaringan


Dalam jaringan komputer, istilah bandwidth tentu tidak asing lagi. Bandwidth atau lebar pita merupakan besarnya saluran transmisi yang digunakan sebagai jalur transportasi informasi atau data yang menentukan besarnya data yang dapat ditransmisikan per satuan waktu.

Bandwidth dapat dianalogikan sebagai besarnya sebuah jalan raya, sementara kendaraan bermotor yang berjalan di atasnya dianalogikan sebagai informasi atau data. Semakin luas ukuran jalan raya, maka semakin lancar juga arus lalu lintas kendaraan bermotor yang dapat melintas di atasnya. Begitu pula dengan bandwIdth, semakin besar bandwidth, maka semakin besar volumne data yang dapat ditransmisikan di saluran komunikasi tersebut.

Pada jaringan komputer, kelancaran data dalam bandwidth dipengaruhi oleh banaknun pengguna. Data akan ditransmisikan secara lancar apablla pengguna yang berada pada bandwidth tersebut sedikit, begitu pula sebaliknya. seningga semakin besar bandwidth dalam suatu jaringan maka performa jaringan tersebut dalam mentransmisikan intormasi atau datajuga semakin tinggi.

Bandwidth dihedakan menjadi dua jenis, yaitu banawidtn analog dan bandwidth digital, Namun secara umum yang sering kita gunakan adalah bandwidth digital. Pada perusahaan ISP, bandwidth digital digunakan untuk menjelaskan seberapa Cepat koneksi internet yang ditawarkan

A. Mengenal Bandwidth dan Throughput

Dalam dunia jaringan komputer, bandwidth dan throughput berhubungan dengan penggunaan internet, Bandwidth merupakan elemen jaringan yang biasanya paling dioptimalkan dalam pengongurasiannya karena bandwidth mengacu pada data transfer rate.

1. Bandwidth dalam Jaringan

a. Pengertian Bandwidth 
Bandwidth adalah suatu nilai konsumsi transfer paket/data yang dihitung dalam satuan bit per second (bps), antara server dan client dalam waktu tertentu Bandwidth merupakan luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam media transmisi. Dalam jaringan komputer, bandwidth sering kali digunakan sebagai suatu sinonim untuk data transfer rate atau jumlah data yang dapat dibawa dari sebuah titik ke titik lain dalam jangka waktu tertentu. Misalnya sebuah jaringan LAN memiliki bandwidth sebesar 100 mbps, berarti jaringan tersebut dapat melakukan transaksi data maksimal sebesar 100 mega bit pada setiap detik. Jika koneksi komputer ke jaringan komputer memiliki bandwidth yang besar, dapat memungkinkan pengiriman data yang besar juga seperti pengiriman gambar atau video.

b. Fungsi Bandwidth dalam Jaringan
Fungsi bandwidth dalam jaringan di antaranya sebagai berikut.
1) Menjadi jalur atau media pengiriman data. Fungsi tersebut adalah funesi yang paling umum yang terdapat di hampir seluruh tempat yang memiliki jaringan komputer. Bandwidth berfung sebagai jalur pengiriman informasi atau data yang dimiliki oleh suatu komputer atau jaringan tertentu.
2) Membatasi kecepatan transter data. Bandwidth digunakan oleh administrator jaringan untuk menjaga agar jaringan yang ia kelola dapat terus berfungsi dengan baik dan terhindarkanu lah pengguna yang mengakses suatu Situs atau data tertentu vane menvebabkan menyedot banyak bandwidth. Administrator jaringan dapat melakukan manajemen bandwidth.
3) Membatasi jumlah data yang dapat dtransfer. Bandwidth dapat digunakan untuk mempa total iumlah data yang dapat ditranster dalam jangka waktu tertentu.

2. Throughpùt dalam Jaringan

Throughput adalah kecepatan (rate) transfer data efektif yang diukur dalam satuan bit per second. Throughput merupakan jumlah total kedatangan paket atau data yang sukses pada destination selama interval waktu tertentu yang dibagi oleh durasi interval waktu tersebut. Throughput adalah besarnya bandwidth yang aktual atau yang sebenarnya.

Hasil gambar untuk Bandwidth Throughput Traffic in Bits Time in Seconds

Gambar 6.4 Throughput dalam jaringan

Contoh perhitungan throughput jika diketahui besar bandwidth dalam suatu jaringan adalah 32 kbps dan digunakan untuk men-download sebuah file berukuran 384 kb. Waktu seharusnya yang digunakan untuk men-download file tersebut adalah 12 detik (384/32). Namun file tersebut herhacil di-download dalam waktu 1 menit atau 60 detik. Jadi bandwidth yang sebenarnya atau throughput-nya adalah 384/60 detik = 6,4 kbps.

B. Kebutuhan Bandwidth dalam Jaringan

Setiap jaringan telekomunikasi memiliki kebutuhan bandwidth yang berbeda-beda. Kebutuhan bandwidth pada suatu jaringan dipengaruhi oleh jumlah perangkat, aplikasi, dan manajemen bandwidth yang digunakan. Sangat penting untuk menentukan besarnya bandwidth yang melintas di setiap jaringan. Hal ini bertujuan untuk menjaga performá jaringan.

1. Menghitung Bandwidth Jaringan

Bandwidth adalah salah satu faktor terpenting dalam merancang dan memelihara jaringan selain perangkat jaringan dan teknologi jaringan yang digunakan. Bandwidth merupakan elemen topologi jaringan yang biasanya paling dioptimalkan dalarm pengontigurasiannya. Bandwidth mengacu pada rate yang didukung oleh koneksi jaringan yang saling terhubung. Berikut adalah parameter yang digunakan untuk menentukan penggunaan bandwidth dalam jaringan.
a. Jumlah PC client pada masing-masing distrik atau topologi.
b. Batas bandwidth yang digunakan.
c. Aplikasi-aplikasi yang digunakan dan pertorma SLA pada aplikasi tersebut. Berikut ini cara menentukan perkiraan kebutuhan bandwidth dalam jaringan.

Bandwidth yang dibutuhkan = jumlah PC (user) x besar bandwidth minimumn

2. Keragaman Kebutuhan Bandwidth dalam Jaringan

Keragaman kebutuhan bandwidth ditentukan berdasarkan layanan yang digunakan oleh user. User yang sedang mengakses youtube akan memiliki kebutuhan bandwidth yang berbeda dengan user yang hanya mengakses website. Agar tetap efektif, pengguna harus mengetahui kebutuhan layanan untuk dirinya, sehingga dapat menghitung total bandwidth yang dibutuhkan.

Bandwidth jaringan mewakili kapasitas koneksi jaringan. Setelah memastikan besar kebutuhan bandwidth jaringan, selanjutnya adalah menentukan berapa banyak bandwidth yang digunakan oleh aplikasi. Untuk melakukan perhitungan tersebut biasanya menggunakan network analyzer.

3. Manajemen Bandwidth dalam Jaringan

Pengalokasian bandwidth yang tepat menjadi salah satu metode dalam memberikan jaminan kualitas suatu lavanan jaringan. Manajemen bandwidth adalan teknik manajemen trafik jaringan komputer untuk mengatur besarnya bandwidth sesuai dengan vang diinginkan. Tuiuan manajemen bandwidt adalah untuk membatasi bandwidth sesuai dengan kebutuhan dan jumlah pengguna. Terdapat dua metode manajemen bandwidth yang paling umum digunakan, yaitu Hierarcial Token Bucket (HTB) daa Class-Based Queueing (CBQ).

a. Hierarcial Token Bucket (HTB)

HTB adalah sebuah sistem atau metode untuk mengatur dan mengontrol kapasitas bandwidth. Diambil dari algoritma 2Mbit Token Bucket, analogi dari algoritma ini yaitu penetapan.kapasitas keranjang (bucket) pada pengambilan ke sekian kali (token). HTB berperan dalam mengontrol penggunaan bandwidth terhadap link yang diberikan kepada client. HTB memungkinkan penggunaan fisik link single untuk menampilkan multiple link dan untuk mengirimkan jenis traffic yang berbeda pada tampilan link yang 

Gambar terkait
Gambar 6.6 Metode HTB

berbeda. Dengan kata lain, HTB sangat berguna untuk membatasi kapasitas download dan upload pada client. Parameter yang digunakan HTB untuk menentukan jenis queue di antaranya adalah rate, ceil, dan RED.

b. Class-Based Queueing (CBQ)

CBQ adalah teknik klasifikasi paket data yang Linksharing memungkinkan sharing bandwidth antarkelas (class) dan Scheduler Estimator memiliki fasilitas user interface. CBQ mengatur pemakaian Lnput Unk General bandwidth jaringan yang dialokasikan untuk setiap Classifier Scheduler Output Link user, pemakaian bandwidth yang melebihi nilai set akan  dipotong (shaping), CBQ juga dapat diatur untuk sharing 

Hasil gambar untuk Metode CBQ

Gambar 6.7 Metode CBQ

dan meminiam bandwidth antar-class. CBu addlan aigoritma pengaturan traffic jaringan vang dikembangkan oleh Network Research Group at Lawrence Berkeley National Laboratory sehao salah satu alternatif teknologi routerObased yang masih tradisional. Parameter yang digunakan CBQ untuk menentukan jenis queue di antaranya adalah avpkt, bandwidth, rate, cell, isolated/sharing dan bounded/borrow.

Materi Pelajaran
Dengan aplikasi simulasi Mikrotik buatlah tugas berikut

1. TLJ - Instalasi Mikrotik RouterOS di PC
2. TLJ - Cara Mengkonfigur Bandwidth Management

Lembar Penilaian

1. HOTS (High Order Thinking Skills)
2. Uji Kompetensi

0 komentar: