TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Tuesday, October 22, 2019

Konfigurasi Dasar Mikrotik, SOHO Router RB450, RB450G, RB750, RB750G Part 1

Pada artikel Part 1 ini, kita akan membahas tentang Default Configuration pada RB750 dan RB750G dan meng-Customize Default Configuration tersebut sesuai kebutuhan. Semoga bermanfaat.

Mengenal SOHO Router RB450, RB450G, RB750 dan RB750G

Berikut perbandingan SOHO Router, sehingga kita dapat menentukan pilihan RouterBoard yang sesuai dengan kebutuhan kita:

RB450
RB450G
RB750
RB750G
CPU
300MHz
Atheros
680MHz
Atheros
300/400MHz
Atheros
680/800MHz Atheros
Memory
32MB
256MB
32MB
32MB
Ethernet Ports
5
5
5
5
Gigabit
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Serial port
1
1
0
0
ROS Level
5
5
4
4
Casing
Small Black Aluminium
Small Black Aluminium
Small Plastic
Small Plastic
Harga (Rp)
780.000,00
945.000,00
335.000,00
515.000,00
Test Load:
User
<16
16-30
<16
16-30
Capacity
<3Mbps
3-20Mbps
<3Mbps
3-5Mbps

Note: Harga diambil dari www.mikrotik.co.id dan dapat berubah.

RB450, 450G:


RB750, RB750G:


Konfigurasi

Ada 2 Konfigurasi yang dapat digunakan:

1. Default Configuration (Hanya untuk RB750 dan RB750G)
Pada Default Configuration, Router Board 750/750G sudah preconfigured dengan sebuah DHCP client di port WAN (ether1) dan DHCP server di switch di ports ether2-ether5. Dan juga sudah di buatkan masquerade (NAT) dan firewall dasar untuk mencegah akses dari WAN (ether1). Perlu diperhatikan ISP/Internet harus DHCP Server enabled, sehingga mikrotik WAN (Ether1 DHCP Client) bisa mendapatkan ip WAN, contoh: ADSL Modem atau yang lainnya. Tidak menutup kemungkinan untuk kita melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan (misal IP WAN Statik, mengubah IP LAN, mematikan DHCP Server di ether2 dsb)

2. Manual Configuration (dapat digunakan di RB450/450G, RB750/750G dan tipe RB yang lainnya)
Pada Manual Configuration, kita harus membuat konfigurasi masquerade (NAT), DHCP Server, men-switch ether2-ether5, firewall dsb secara manual. Akan kita bahas pada part 2.


Default Configuration (Hanya untuk RB750 dan RB750G)


Perangkat yang digunakan:
Mikrotik RB750 atau RB750G
Sebuah Laptop/Notebook/PC dengan aplikasi winbox
Kabel UTP

Yang dibahas pada artikel ini:
Mereset konfigurasi Mikrotik
Memilih Default Configuration
Test Internet
Meng-Customize Default Configuration sesuai kebutuhan:
4.1 Meng-ubah WAN tidak DHCP Client menjadi IP Statik
4.2 Meng-ubah IP LAN
4.3 Mematikan DHCP Server di Ether2-Ether5

1. Mereset Konfigurasi Mikrotik

Winbox mikrotik melalui Ether5. Untuk konfigurasi ini perangkat mikrotik HARUS di-restore to default konfigurasinya.

2. Memilih Default Configuration

Koneksi akan terputus. Saat login kembali, setelah di-restore to default akan muncul window RouterOS Default Configuration, pilih OK.


Berikut detail default configuration yang sudah otomatis digunakan:
ether1 diganti nama menjadi ether1-gateway dan bekerja sebagai DHCP Client
ether2 s/d ether5 terhubung secara switch dengan ip address 192.168.88.1/24
DHCP Server bekerja di ether2 s/d ether5, dengan ip pool 192.168.88.10 s/d 192.168.88.254
masquerade (NAT) di ether1-gateway

3. Test Internet

Hubungkan RB750G seperti diagram diatas, kemudian cek IP Address (ip -> address)


Pada gambar diatas RB750G mendapatkan IP Dinamic 192.168.1.254/24 di ether1-gateway.

Lakukan test ping dari RB750G melalui new terminal.


Ubah IP Address Laptop/notebook Anda menjadi Obtain an IP Address automatically dan test ping/browsing.


Pada gambar diatas, komputer mendapatkan ip dinamis 192.168.88.254.

Ping dan browsing OK? Nice Job!

Sampai disini anda sudah dapat menggunakan RB750G.

4. Meng-Customize Default Configuration sesuai kebutuhan

Adakala kita memerlukan perubahan/penyesuaian dari default configuration disesuaikan dengan kebutuhan jaringan yang ada, seperti:
Mengubah WAN tidak DHCP Client namun menjadi IP Statik, sering kali kita mendapatkan akses isp/internet/wan menggunakan IP Statik, sehingga kita harus memasukan ip secara manual ke interface ether1-gateway.
Mengubah IP LAN, IP Address Lokal (LAN) ingin diubah sesuai IP Address jaringan yang sudah ada.
Mematikan DHCP Server di Ether2-Ether5, untuk keamanan kita dapat mematikan DHCP server di Ether2-Ether5, sehingga PC/Laptop yang ingin terhubung kejaringan harus mengisi IP Address secara manual.


4.1 Mengubah WAN tidak DHCP Client

Sering kali kita mendapatkan akses isp/internet/wan menggunakan IP Statik, sehingga kita harus memasukan ip secara manual ke interface ether1-gateway.

Berikut contoh konfigurasi IP WAN dari ISP/Internet:

IP Address dari ISP : 10.128.125.2/29
Subnet mask : 255.255.255.248
Gateway : 10.128.125.1
Wan Interface : ether1-gateway
DNS Primary : 202.158.3.7
DNS Secondary : 202.158.3.6

Langkah-langkah yg dilakukan di RB750G:
Mematikan DHCP Client di ether1-gateway
Mengisi IP Address dari ISP ke interface ether1-gateway
Mengisi Default Route
Mengisi DNS

4.1.1 Mematikan DHCP Client di ether1-gateway

IP -> DHCP Client -> (pilih ether1-gateway) tekan tombol X.


4.1.2 Mengisi IP Address dari ISP ke interface ether1-gateway

IP -> Address -> + (ikuti seperti dibawah ini)


4.1.3 Mengisi Default Route

IP -> Route -> + (ikuti seperti dibawah ini)


4.1.4 Mengisi DNS

IP -> DNS -> Settings (ikuti seperti dibawah ini)


Lakukan test ping dari new terminal Mikrotik.


Jika sudah berhasil ping, lakukan browsing dari komputer anda. Anda telah berhasil mengubah WAN tidak DHCP Client.

4.2 Mengubah IP LAN

IP LAN default yang digunakan saat ini 192.168.88.1/24 akan mengubahnya sesuai keinginan kita/disesuaikan dengan jaringan yg sudah ada saat ini. Contoh IP LAN yang akan kita gunakan menjadi 192.168.100.1/24.

Langkah-langkah yg dilakukan di RB750G:
Mematikan DHCP Server yang saat ini running di ether2-local-master
Mengganti IP Address 192.168.88.1/24 menjadi 192.168.100.1/24 di ether2-local-master
Membuat DHCP Server baru di ether2-local-master


4.2.1 Mematikan DHCP Server yang saat ini running di ether2-local-master

IP -> DHCP Server -> pilih default tekan tombol X


Masih di DHCP Server pilih tab Network, hapus default configuration 192.168.88.0/24, tekan tombol – (minus)


4.2.2 Mengganti IP Address 192.168.88.1/24 menjadi 192.168.100.1/24 di ether2-local-master

Membuang default ip address 192.168.88.1/24




REPORT THIS AD



Menambah ip address LAN baru 192.168.100.1/24.

IP -> Address -> + , address: 192.168.100.1/24, interface: ether2-local-master


4.2.3 Membuat DHCP Server baru di ether2-local-master

IP -> DHCP Server -> tekan tombol DHCP Setup, DHCP Server Interface : ether2-local-master








Lakukan test dari Laptop/Notebook Anda. Ubah IP Address Laptop/notebook Anda menjadi Obtain an IP Address automatically. Dan test browsing/ping.


Pada gambar diatas Laptop/notebook sudah mendapatkan ip address baru dengan blok 192.168.100.0/24

4.3 Mematikan DHCP Server di Ether2-Ether5

Untuk keamanan kita dapat mematikan DHCP server di Ether2-Ether5, sehingga PC/Laptop yang ingin terhubung kejaringan harus mengisi IP Address secara manual.

IP -> DHCP Server -> pilih dhcp-server yang akan dimatikan tekan tombol X


IP Address PC/Laptop harus diisi manual, ip address yg dapat digunakan 192.168.100.2 s/d 254, subnet 255.255.255.0, gateway 192.168.100.1, dns 202.158.3.7, 202.158.3.6. Lakukan test ping dan internet. Is it ok? Awesome dude!

Untuk keamanan, jangan lupa untuk mengubah password admin di mikrotik RB750.

0 komentar: