TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Tuesday, August 28, 2018

NTW.MNT.201.(2).A - 5 Menyelesaikan masalah yang timbul


Oke Sobat Dunia Komputer kali ini saya akan meberikan informasi bagaimana cara mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung Jaringan WAN, Oke langsung saja disimak dengan cermat
Apa Itu mendiagnosa ???
Apa itu jaringan berbasis luas ???
Apa saja yang termasuk perangkat
WAN  dan fungsinya ?
Mendiagnosa itu apa ???
Mendiagnosa adalah Proses melakukan pemeriksaan terhadap sesuatu dengan menggunakan cara dan teknik tertentu berdasarkan gejala yang muncul.
Komputer yang terhubung jaringan luas sering kali mengalami gangguan maupun kerusakan . Hal ini dapat disebabkan oleh gejala alam dan komputer atau perangkat yang terhubung dalam sistem jaringan berbasis luas (wireless) atau WAN.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan adalah :
    1     Tegangan listrik
    2     Mati atau tidak berfungsinya komponen pada perangkat wireless.
    3    Perangkat Software
    1. Tegangan listrik
Tegangan listrik dapat menyebabkan ganguan pada perangkat WAN apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN. Hal tersebut sangat mempengaruhi dikarenakan semua peralatan yang kita gunakan bersumber pada listrik.

    2. Mati atau tidak berfungsinya komponen pada perangkat wireless.
Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung perangkat WireLess disebabkan oleh ganguan Petir ( gangguan alam), terjadi dikarenakan factor alam dan petir di saat cuaca hujan dan angin kencang yang menyebabkan perangkat akan terbakar juga pemakaian yang terlalu lama tanpa adanya perawatan yang berkala.
   3.Perangkat Software
Ganguan juga dapat terjadi dari software yang ada di Server atau PC client,ganguan ini bisa disebabkan oleh tidak jalannya aplikasi di wireless, konflik IP ( Internet Protocol ),tidak jalannya proses proxy server pada server, dan masih banyak lagi jenis ganguan software lainnya, solusinya adalah Admin harus menguasai standart server dan client.

Tahapan mendiagnosa Permasalahan Perangkat yang Tersambung Jaringan Berbasis Luas (WAN)
1.                   Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul.
2.                   Memilah masalah berdasarkan kelompoknya.
3.                   Melokalisasi daerah kerusakan.
4.                   Mengisolasi masalah.
Menyelesaikan masalah yang timbul
1.                   Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul.
Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul merupakan tahapan pertama dalam Mendiagnosis Permasalahan Perangkat yang Tersambung Jaringan Berbasis Luas (WAN). Setiap masalah yang timbul pada jaringan berbasis luas pasti memiliki gejala. Kemudian dari gejala tersebut bisa dilakukan identifikasi untuk disimpulkan hipotesa awal.
 Contoh : Terdapat sebuah router di laboratorium dimana lampu indikator powernya tidak menyala. Identifikasilah permasalahan tersebut berdasarkan gejalanya !
Berdasarkan gejala yang disebutkan di atas yaitu lampu indikator power  pada router tidak menyala maka router tersebut tidak mendapatkan daya listrik. Sehingga  hipotesa awal (dugaan sementara) penyebab permasalahan ada pada listrik , adaptor  ataupun router itu sendiri.

2.    Memilah masalah berdasarkan kelompoknya.
Setelah diketahui masalahnya, maka masalah tersebut di kelompokan ke masalah sejenis lainnya, hal ini akan mempercepat upaya perbaikan.
Permasalahan pada WAN dapat dikelompokkan menjadi 2 yaitu :
      1.  Permasalahan Hardware.
      2.  Permasalahan Software.

v     Contoh :
      Lampu indikator power router mati dapat dikelompokkan termasuk permasalahan hardware.
          PC yang tersambung ke jaringan WAN tidak mendapatkan IP address dari DHCP server dapat dikelompokkan termasuk permasalahan softwareDst.
      3.       Melokalisasi daerah kerusakan
Melokalisasi daerah kerusakan adalah menempatkan perangkat yang bermasalah ke  dalam daerah tersendiri untuk diberikan perhatian lebih dan selanjutnya dilakukan upaya perbaikan. Di sisi lain daerah yang tidak mengalami kerusakan, diupayakan agar tetap berfungsi untuk melayani proses komunikasi data antar host.
Misalkan pada sebuah jaringan WAN  yang terdiri dari 3 laboratorium. Yang di dalam laboratorium tersebut masing-masing terdapat router.  Diketahui laboratorium 3 tidak dapat terkoneksi internet. Maka tindakan yang tepat dalam hal ini adalah teknisi memberikan perhatian lebih pada laboratorium 3 dan perangkat jaringan yang ada di dalamnya.
      4.       Mengisolasi permasalahan
Setelah diketahui daerah kerusakan atau perangkat yang bermasalah maka selanjutnya perangkat penyebab permasalahan tersebut diisolasi atau dipisahkan dari perangkat lain yang masih bekerja dengan baik.
Bagian yang telah atau pernah  mengalami kerusakan, sebaiknya diisolasi ketika ia kembali berfungsi, hal ini untuk mengupayakan perbaikan dengan cepat, berdasarkan kondisi sebelumnya. Misalnya perangkat yang pernah mengalami kerusakan, kemudian setelah diperbaiki ia digunakan kembali, namun pada saat ia digunakan kembali, sebaiknya kinerjanya diawasi karena walaupun berfungsi kembali, namun kinerjanya tidak akan maksimal.

      5.       Menyelesaikan masalah yang timbul
Masalah yang terjadi harus secepatnya diperbaiki agar jaringan dapat kembali berfugsi untuk keperluan komunikasi. Dalam upaya perbaikan ini, harus diupayakan agar down time terjadi seminimal mungkin, bahkan kalau bisa ketika perbaikan dilakukan, pengguna tidak merasakan adanya perbaikan koneksi.
Misalnya ketika terjadi masalah jaringan yang ternyata ketika di identifikasi, perbaikan masalahnya mengharuskan adanya pergantian komponen router yang pada saat itu sedang berfungsi, maka upaya perbaikan yang dilakukan sebaiknya menggunakan langkah :
      1.       Menyiapkan cadangan router, dengan konfigurasi yang sama, dengan router yang akan digantikannya.
      2.       Memfungsikan router tersebut secara stand alone (tanpa koneksi jaringan).
      3.       Setelah router pengganti difungsikan, maka langkah selanjutnya tinggal memindahkan koneksi kabel jaringan dari router lama ke router baru saja.
 ya, itu saja yang bisa saya berikan tunggu artikel artikel selanjutnya semoga bermanfaat bagi anda.
Terima Kasih atas kunjungannya, ditunggu dilain waktu

0 komentar: