TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Tuesday, August 28, 2018

NTW.MNT.201.(2).A - 3. Melokalisasi daerah kerusakan



MELOKALISASI DAERAH KERUSAKAN DAN MENGISOLASI PERMASALAHAN


A.Troubleshooting WLAN

    Tanpa kemampuan untuk memonitoring jaringan administator hanya dapat bereaksi terhadap masalah pada waktu mereka muncul,bukannya lebih dulu mencegah masalah supaya tidak terjadi .Terutama jika jaringan tersebar lebih dari ratusan kilometer persegi,dimana beberapa perangkat hampir tidak dapat mengakses .Misalnya,PC di letakkan dibeberapa Sentral Telepon Otomat(STO),sentral trunk dan site site repeater yang tersebar  diberbagai kota LAN-WAN Corporate Intranet.

B. Konsep DHCP Server
   
      DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan      memberikan referensi kepada DHCP Server.
         Pada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.
      Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada Client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya. Jangka waktu disebut leased period.

     * DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.

      * DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.
server adalh sebuah komputer yang sebagai induk dari semua komputer itu yang berkumpulan atau yang masuk dalm jaringan…bila server itu mati kita tidak bisa share dengan orang banyak……..karena server sebgai induk dari semuanya.
*Fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request.
Kelebihan dan kekurangan DHCP

Kelebihan :

1.Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server. DHCP
menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.
2.DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang tidal bisa dipakai oleh client
yang lain.
3.DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu
tertentu dari server.
4.Menghemat tenaga dan waktu dalam pemberian IP.
5 Mencegah terjadinya IP conflict.

Kekurangan :

• Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati
maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung.

Metode dalam konfigurasi DHCP ada dua,diantaranya:

1. Konfigurasi dengan range secara random otomatis IP.Pemberian IP address
kepada client secara random dan dapat berubah-ubah namun masih dalam range IP address yang ditentukan.
2. Konfigurasi dengan Fixed alamat IP address.Pemberian IP address yang sifatnya tetap value pada client yang memerlukan data MAC address.

C. Troubleshooting WAN
   
     Aspek seperti ini adalah ia hanya memberitahu bahwa di suatu tempat antara stasiun monitoring perangkat target ada gangguan komunikasi.Cara monitoring ini hanya digunakan bila tidak ada cara lain lagi yang tersedia.
       1. Metode troubleshooting
             Troubleshooting jaringan merupakan proses sistematis yang diaplikasikan untuk memecahkan masalah pada jaringan.Teknik eliminasi dan divide and conquer merupakan metode paling berhasil untuk troubleshooting jaringan.

     2. Divide and Conquer
          Divide and Conquer adalah strategi pemecahan masalah yang besar dengan cara melakukan pembagian masalah yang besar tersebut menjadi beberapa bagian yang lebih kecil secara rekursif hingga masalah tersebut dapat dipecahkan secara langsung. Solusi yang didapat dari setiap bagian kemudian digabungkan untuk membentuk sebuah solusi yang utuh.
       
     3.Tool Software
         bagi administrator jaringan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah konektivitas jaringan. tool ini dapat membantu dalam troubleshooting jaringan LAN , tetapi terutama pada WAN.Perintah sebagian besar software client.. perintah ini meliputi ping,tracert,telnet,netstat,ARP, dan ipconfig.

D. Instalasi DHCP Server pada windows 2003
      Siapkan CD-ROM Windows Server 2003 saat instalasi DNS server, dan ikuti prosedur berikut ini.

Buka Add/Remove Program dari Control Panel
Untuk memunculkan Windows komponen wizard klik Add/Remove Windows Components
Arahkan ke Networking Services dan klik Details untuk membuka Windows Networking Services.
Pilih Domain Name System (DNS) dan klik OK untuk menyimpan perubahan dan kembali ke Windows Components window dan klik Next.
Klik Finish dan tutup windows.
Sampai sini anda bisa memulai konfigurasi zones.

Setting DNS Forward Lookup Zone

Kita gunakan saja SecureNetwork.Com sebagai forward lookup zone pertama dan sebagai root dari namespace domain DNS.

Catatan: DNS services start secara automatis saat booting, akan tetapi kita juga bisa men-start dan men-stop service DNS menggunakan DNS console atau kita juga bisa menggunakan net start dns dari command line untuk men-start layanan DNS atau net stop dns untuk menghentikan layanan DNS

Setting DNS untuk membuat suatu Forward Lookup Zone
Click menu Start => Programs => Administrative Tools => DNS untuk membuka console DNS. Pada alur DNS menunjukkan Local server dan dua cabang kosong untuk forward dan reverse lookup zones
Klik kanan Forward Lookup Zone icon dan pilih New Zone dari menu untuk membuka New Zone Wizard.
Click Next untuk membuka Zone Type window, dan pilih saja pilihan defaultnya Primary Zone dan hilangkan contrengan opsi Store the Zone in Active Directory. Klik Next dan kemudian ketik nama Zone.
Klik Next untuk membuka window Zone File. Nama file Zone seharusnya sama klop dengan suatu extension .DNS. jika anda mempunyai file zone sekarang ini, anda bisa mengimportnya saat ini dengan opsi Use This Existing File.
Click Next untuk membuka Dynamic Update window dan pilih opsi update. Jika anda menggunakan Active Directory Integrated Zones, maka opsi Allow Secure Dynamic Update akan tersedia.
Click Next untuk menyelesaikan Setting Up DNS untuk konfigurasi Forward Lookup Zone.



Zone baru akan tersedia sebagai folder dibawah ikon Forward Lookup Zones pada sisi kiri windows. Jika ikon zone dipilih, resource record yang ada akan ditampilkan seperti terlihat pada sisi kanan window.



Setting Up DNS untuk Reverse Lookup Zone

      Untuk segala request SRV dan A record dihandel oleh forward lookup zone. Ini adalah query jika anda mengetahui IP address dan memerlukan nama host. Procedure berikut akan membimbing anda dalam setting DNS untuk membuat Reverse Lookup Zone.

Klik kanan ikon Reverse Lookup Zone dan pilih NEW ZONE untuk memulai New Zone Wizard.
Click Next untuk membuka Zone Type window. Pilih saja default pilihan Primary Zone. Untuk membuat primary zone, hilangkan contrengan opsi Store the Zone in Active Directory.
Click Next untuk membuka Reverse Lookup Zone window. Dibawah Network ID, masukkan porsi network dari subnet zone yang akan dilayani misal jaringan 10.x dengan subnet mask 16 bit, sehingga isian akan tampak sebagai 10.1 dengan dua octet terakhir kosong. Setiap nomor unik pada octed kedua memerlukan reverse lookup zone terpisah.
Click Next untuk membuka Zone File window dan biarkan saja default setting nya. Nama zone seharusnya klop dengan suatu .DNS extension. Jika anda mempunyai file zone yang sekarang ada, anda bisa mengimport pada saat ini, dengan opsi Use This Existing File.
Click Next untuk membuka Dynamic Update window dan pilih opsi update anda. Jika anda men-design Active Directory Integrated zones, maka opsi Allow Only Secure Dynamic Updates akan tersedia.
Click Next dan Finish untuk menyelesaikannya.

     Anda bisa mengetesnya dengan membuat record host dan lihat apakah record PTR bisa dibuat dengan sukses. Test dari client dengan jalan melakukan ping kepada record test tersebut dan juga ke DNS server.


Cara Setting Proxy di IE dan Firefox
June 27th, 2010 Admin 0 Comments
Advertisement
<!--
google_ad_client = "pub-0603148279432101";
/* 336x280, dibuat 11/01/16 */
google_ad_slot = "6109982239";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//-->Bagaimana sih cara setting proxy di mozilla firefox dan internet explorer / IE ? Pertanyaan seperti inilah yang mungkin terlintas di pikiran anda . Pertanyaan yang lazim dan umum bagi orang kebanyakan.

Sebetulnya cara setting proxy itu sangat mudah, yang pertama harus kita lakukan tentunya harus punya Ip proxy dulu. Setelah itu baru melakukan konfigurasi di firefox atau IE.
OKe, kita mulai dari cara setting proxy server di browser mozilla firefox :
1. Pertama, klik pada menu Tool / alat => setting / pengaturan => jaringan => pengaturan => konfigurasi proxy secara manual
2. Masukkan alamat ip proxy yang kalian dapat beserta port -nya.
3. Klik OK
4. Sekarang kalian sudah berinternet dengan ip proxy
Atau silahkan dilihat gambar / screenshot untuk pengaturan proxy di firefox berikut :
cara setting proxy
Untuk cara setting proxy di browser internet explorer (IE), berikut langkah-langkahnya, :
1. Buka browser IE kamu,
2. Pilih menu tool => internet option => connections => settings => centang di bawah tulisan proxy server
3. kemudian centang Use a proxy yang bertuliskan server for this connection dan kemudian klik advanced
4. isi protokol mana yang menggunakan proxy, misalnya di HTTP
5. Isikan proxy dan port
6. selesai
Untuk mengecek alamat ip kalian yang baru, apakah berubah / berhasil atau tidak silahkan dicek di whatismyip.com.
Atau kalau kalian pengguna browser mozilla firefox dan tidak mau repot, bisa cek alamat ip pakai addon firefox yang bernama eksternal IP. Coba kamu unduh dan install add-on tersebut di
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/3372/
Dengan add-on ip eksternal tersebut, selain bisa mengetahui alamat ip kita secara otomatis juga ada pengaturan khususnya yang mampu memberikan peringatan jika alamat ip berubah kalau diaktifkan.


Cara Setting Proxy di IE dan Firefox
June 27th, 2010 Admin 0 Comments
Advertisement
<!--
google_ad_client = "pub-0603148279432101";
/* 336x280, dibuat 11/01/16 */
google_ad_slot = "6109982239";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//-->Bagaimana sih cara setting proxy di mozilla firefox dan internet explorer / IE ? Pertanyaan seperti inilah yang mungkin terlintas di pikiran anda. Pertanyaan yang lazim dan umum bagi orang kebanyakan.

Sebetulnya cara setting proxy itu sangat mudah, yang pertama harus kita lakukan tentunya harus punya Ip proxy dulu. Setelah itu baru melakukan konfigurasi di firefox atau IE.
OKe, kita mulai dari cara setting proxy server di browser mozilla firefox :
1. Pertama, klik pada menu Tool / alat => setting / pengaturan => jaringan => pengaturan => konfigurasi proxy secara manual
2. Masukkan alamat ip proxy yang kalian dapat beserta port -nya.
3. Klik OK
4. Sekarang kalian sudah berinternet dengan ip proxy
Atau silahkan dilihat gambar / screenshot untuk pengaturan proxy di firefox berikut :
cara setting proxy
Untuk cara setting proxy di browser internet explorer (IE), berikut langkah-langkahnya, :
1. Buka browser IE kamu,
2. Pilih menu tool => internet option => connections => settings => centang di bawah tulisan proxy server
3. kemudian centang Use a proxy yang bertuliskan server for this connection dan kemudian klik advanced
4. isi protokol mana yang menggunakan proxy, misalnya di HTTP
5. Isikan proxy dan port
6. selesai
Untuk mengecek alamat ip kalian yang baru, apakah berubah / berhasil atau tidak silahkan dicek di whatismyip.com.
Atau kalau kalian pengguna browser mozilla firefox dan tidak mau repot, bisa cek alamat ip pakai addon firefox yang bernama eksternal IP. Coba kamu unduh dan install add-on tersebut di
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/3372/
Dengan add-on ip eksternal tersebut, selain bisa mengetahui alamat ip kita secara otomatis juga ada pengaturan khususnya yang mampu memberikan peringatan jika alamat ip berubah kalau diaktif.      kan

0 komentar: