TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Thursday, September 20, 2018

NTW.MNT.201.(2).A - 1. Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul




Mendiagnosis Permasalahan yang tersambung Jaringan Berbasis Luas


Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan luas atau wireless merupakan pekerjaan yang harus dilakukan oleh administrator jaringan atau teknisi. Pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kesabaran yang tinggi agar didapat hasil yang baik.

Komputer yang terhubung jaringan luas sering kali mengalami gangguan maupun kerusakan baik dari sisi hardware atau software. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pengguna frekuensi atau gelombang 2,4Mhz, Gejala alam dan kmputer yang terhubung dalam sistem jaringan berbasis luas (wireless) atau WAN

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan, yaitu
Tegangan Listrik
Tegangan listrik  dapat menyebabkan gangguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN. Hal tersebut sangat mempengaruhi dikarenakan semua peralatan yang kita gunakan bersumber pada listrik. Semua listrik yang kita gunakan tidak baik atau tidak stabil, dapat menyebabkan peralatan yang kita gunakan mudah rusak. Perangkat wireless yang kita gunakan sering mati mendadak, karena sumber listrik dapat menyebabkan perangkat wireless yang kita gunakan akan cepat rusak. Sehingga akan mempengaruhi jarigan apabila terjadi kerusakan pada Wireless/radio workstation maupun di Router Server.

Mati atau Tidak Berfungsinya Komponen pada Perangkat Wireless
Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung perangkat wireless disebabkan faktor alam dan petir saat cuaca hujan dan angin kencang yang menyebabkan perangkat akan terbakar, juga pemakaian yang terlalu lama tanpa adanya perwatan yang berkala.

Perangkat Software
Gangguan juga dapat terjadi dari software yang ada di Server atau PC client, gangguan ini bisa disebabkan oleh tidak jalannya aplikasi wireless, konflik IP ( INternet Protocol), tidak jalannya Proses proxy server pada server dan masih banyak lagi jenis gangguan software lainnya, solusinya adalah admin harus menguasai standart sever dan client
Indikasi kerusakan pada masing-masing komponen dapat diuraikan sebagai berikut :
Server
Server merupakan komputer yang biasanya dikhususkan untuk penyimpanan data atau sistem
Workstation
Workstation merupakan komputer yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan komputer tersebut
Hub/Switch
Hub/Switch merupakan sebuah terinal atau pembagi signal
Network Interface Card (NIC)
NIC yang terpasang pada sebuah komputer server
Kabel dan Konektor
Kabel dan Konektor digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan lainnya.
Memilih masalah berdasarkan kelompoknya
Kerusakan Hardware
NIC
Pengkabelan
 Kerusakn Software
Kesalahan setting konfigurasi
Kesalahan protocol yang digunakan
Kesalahan IP address
Kesalahan identifikasi client dan server komputer
Kesalahan Service Network
Kesalahan Security System
Kerusakan file program, sehingga perlu diupdate


Mengidentifikasi Masalah Melalui Gejala yang Muncul


TUJUAN PEMBELAJARAN

Komputer  yang  terhubung  jaringan  sering  kali  mengalami  gangguan kerusakan   baik   dari   sisi   hardware   atau   software.   Hal   ini disebabkan oleh banyaknya pengguna komputer yang terhubung dalam sistem jaringan.
Peserta diklat mampu mengetahui jenis-jenis gangguan pada perangkat jaringan.
Peserta diklat mampu mengetetahui performance dan kondisi perangkat yang terhubung jaringan.
Faktor-faktor  yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada Jaringan komputer adalah:

Tegangan Listrik
Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan
Tegangan listrik dapat menyebabkan ganguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN.

Komputer  yang  kita  gunakan  sering  mati  mendadak  karena  sumber listrik  mati  dapat  menyebabkan  komputer  yang  kita  gunakan  akan cepat    rusak.  Sehinga  akan  mempengaruhi  jaringan  apabila  terjadi kerusakan pada komputer workstation maupun di komputer server.

Dalam  sistem  jaringan  LAN  sering  kita  menyebut  permasalahan yang menyebabkan seluruh atau sebagian jaringan terganggu disebut jaringan  dalam  kondisi  down.

Down  dalam  jaringan  LAN lebih  mudah  diatasi  karena  kita  dapat  mendeteksi  melalui  indikator-indikator yang diperlihatkan oleh komponen jaringan antara lain :
–        Server

–        Workstation

–        Hub/switch

–        Network Interface Card (Kartu jaringan)

–        Kabel dan konektor

Apabila komputer server mengalami kerusakan  atau  gangguan  secara  otomatis  seluruh  jaringan  tidak berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan. Jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server

Apabila terjadi   kerusakan   pada   komputer   workstation   berarti   komputer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat  berkomunikasi  dengan  komputer  server  maupun  komputer lain dalam jaringan.
Apabila  terjadi  kerusakan  pada  Hub  dapat  dilihat pada  lampu  indikator  power  dan  lampu  indikator  untuk  masing-masing   workstation.   Apabila   lampu   indikator   power   Hub/switch mati   berarti   kemungkinan   besar   Hub   tersebut   rusak
Indikator yang dapat dilihat dalam kerusakan kartu jaringan adalah matinya lampu indikator yang terdapat pada kartu jaringan dan lampu indikator di Hub/switch  saat  komputer  telah  hidup  dan  konektifitas  kabel  dari kartu jaringan dan hub/switch telah baik
Jenis  kabel  serat  optik  menggunakan  konektor  SC  dan  ST. Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik   sangat   jarang,   tetapi   memerlukan   penanganan   secara khusus untuk perawatan jaringan
Gangguan atau kerusakan   pada   kabel   UTP adalah lampu indikator   yang   tidak   hidup   pada   kartu   jaringan   atau   padaHub/switch. Hal tersebut dikarenakan konektor   yang   tidak terpasang  dengan  baik  (longgar),  susunan  pengkabelan  yang salah dan kabel putus.
Kabel  jenis  coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya   dan   sering   terjadi   gangguan   karena   konektor   yang longgar  (tidak  konek),  kabel  short  dan  kabel  terbuka  resistor pada terminating conector.
Kabel UTP Straight

Kabel UTP Straight

Menganalisa Gejala Kerusakan

TUJUAN PEMBELAJARAN

Permasalahan  yang  sering  muncul  baik  dalam  pemasangan  maupun setelah  pemasangan  jaringan  LAN  komputer  secara garis  besar  dapat dibagi atas:
Peserta diklat mampu mengklasifikasi permasalahan pada pengoperasian LAN
Peserta diklat mampu mengidentifikasi masing-masing jenis permasalahan yang ada pada hardware.
Peserta diklat mampu mengidentifikasi masing-masing jenis permasalahan yang ada pada software.
–        Kerusakan atau kesalahan Hardware
–        Kesalahan software

Kerusakan  atau  kesalahan  hardware  yang  sering  terjadi  adalah  pada Network   Interface   Card   (kartu   jaringan),   pengkabelan  dan   konektor.

Secara   software   untuk   mengetahui   bahwa  kartu   jaringan   telah bekerja atau aktif dapat dilihat pada :

Klik Start > setting >klik Control Panel
Pilih icon system  double klik pilih menu Device Manager

1 Kabel   Terbuka   (open).   Kondisi   ini   menyatakan   bahwa telah terjadi putusnya kabel dalam jaringan yangmenyebabkan kabel tidak dapat menghantarkan data.

Konektor   longgar   (tidak   terhubung).   Kondisi   ini   terjadi pada  koneksi  antar  kartu  jaringan  dengan  konektor kabel.
Kabel  short.  Kondisi  ini  menyatakan  bahwa  telah  terjadi kabel yang hubung singkat dalam jaringan.
Resistor pada terminating Connector
Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor
Longgar pada male connector
Pengecekan kerusakan  kabel  UTP  dapat  dengan  mudah  diketahui.  Seperti dalam gambar berikut:
Keterangan gambar:

Konektor longgar (tidak terhubung)
Kabel short
Kabel terbuka (open)
Permasalahan   yang   sering   muncul   pada   bagian   software   ini   pada umumnya bisa dikelompokkan :

Kesalahan setting konfigurasi jaringan
Kesalahan Protocol yang digunakan
Kesalahan pengalamatan IP.
Kesalahan Indentifikasi Client dan server komputer
Kesalahan Service Network (file and print sharing)
Kesalahan Security System
Kerusakan file program, sehingga perlu di update
Untuk dapat melakukan perbaikan dalam kesalahan-kesalahan software    tersebut  dapat  dilakukan  dengan  setting  ulang  software sesuai  dengan  ketentuan  dalam  jaringan  tersebut.
Berikut  beberapa kasus yang sering disebabkan oleh sistem operasi networking:

Tidak bisa Login dalam jaringan
Tidak bisa menemukan komputer lain pada daftar network
Tidak bisa sharing files atau printer
Tidak bisa install network adapter
Komputer lain tidak dapat masuk ke komputer kita.


Mengisolasi Permasalahan

TUJUAN PEMBELAJARAN

Mengisolasi  permasalahan  merupakan  tindakan  yang  dilakukan  untuk mencegah  hal-hal  yang  berakibat  lebih  fatal  dalam  jaringan.  Hal  ini dilakukan   agar   jaringan   dapat   berfungsi   secara   baik   dan   normal kembali.
Peserta diklat mampu mengisolasi permasalahan perangkat jaringan agar tidak mengganggu keseluruhan sistem
Peserta diklat mampu mengisolasi permasalahan perangkat jaringan dari sisi hardware
Peserta diklat mampu mengisolasi permasalahan perangkat jaringan dari sisi software
Pengisolasian permasalahan secara Hardware

mengisolasi kerusakan pada kartu jaringan
mengisolasi permasalahan pengkabelan dan konektor
Pengisolasaian  Protocol  yang  digunakan  harus  ditentukan  pada  saat instalasi  software  Kartu  jaringan.  Seperti  pada  contoh  penggunakanprotocol TCP/IP.

Kesalahan pengalamatan IP.

Kesalahan Identifikasi workgrup
Kesalahan Service Network (file and print sharing)
Kerusakan file program, sehingga perlu di update
Untuk dapat melakukan perbaikan dalam kesalahan-kesalahan software    tersebut  dapat  dilakukan  dengan  setting  ulang  software sesuai  dengan  ketentuan  dalam  jaringan

Berikut  beberapa kasus yang sering disebabkan oleh sistem operasi networking:

Tidak bisa Login dalam jaringan
Tidak bisa menemukan komputer lain pada daftar network
Tidak bisa sharing files atau printer.
Tidak bisa install network adapter
Komputer lain tidak dapat masuk ke komputer kita.
Pengisolasian dan pengecekan kesalahan harus dilakukan satu persatu dengan  teliti  sesuai  dengan  ketentuan  yang  telah  ditetapkan  padajaringan  tersebut  diantaranya  pemberian  nomor  IP  dan  subnetmaskpada   protocol   yang   digunakan,   nama   Workgroup   dan   sebagainyasehingga didapatkan koneksi jaringan yang sempurna

SOAL
1. Bagaimana  penanganan  pengisolasian  kerusakan  pada  jaringan dengan topologi Bus dan pengaruhnya terhadap topologi tersebut?
2. Bagaimana  penanganan  pengisolasian  kerusakan  pada  jaringan dengan topologi Star dan pengaruhnya terhadap sistem jaringan tersebut?
3. Menurut   anda   lebih   mudah  pengisolasian   pada   jaringan   pada topologi star atau topologi Bus? Apa kemudahannya?
4. Pada  saat isolasi  permasalahan  secara  software hal-hal  apa  saja yang perlu diperhatikan? Mengapa?
5. Apakah ada kesamaan dan perbedaan fungsi antara HUB, Repeater, Bridge, dan Router dalam jaringan?
6. Apa   yang   dimaksud   dengan   protokol   dalam   jaringan   IPX   dan TCP/IP?
7. Apa  yang  dimaksud  dengan  jaringan  peer  to  peer  dan  peer  to server (client server) apa keuntungan dari masing-masing ?
SOAL 2

1. Sebutkan permasalahan yang muncul pada Sistem Operasi! (min 5)
2. Sebutkan gejala permasalahan yang muncul pada motherboard! (min 5)
3. Sebutkan gejala permasalahan yang muncul pada keyboard! (min 3)
4. Sebutkan kesalahan yang muncul jika dalam kode AMI BIOS terdengar suara,

  • a.       1 beep pendek
  • b.      4 beep pendek
  • c.       1 beep panjang 8 beep pendek
  • d.      8 beep pendek
  • e.       5 beep pendek

5. Sebutkan pesan teks BIOS yang sering muncul dan informasi pesan yang muncul pada pesan teks tersebut!
6.  Apa kepanjangan dari CD!
7.  Media peyimpanan apa saja yang dapat digunakan untuk menginstal program aplikasi! (min 3)
8. Sebutkan gejala permasalahan yang muncul pada TV Tuner!
9.  Apa yang dimasksud dengan periferal komputer!
10. Apa yang dimaksud dengan bluetooth!

SOAL 3

1. Sebutkan tiga jenis diagnosa komputer !    
2. Apa yang dimaksud dengan POST ?    
3. Apa saja yang biasanya diidentifikasi oleh POST ?      
4. Sebutkan pesan kesalahan pada POST !          
5. Bagaimana cara mengatasi saat menginstal terjadi CD corupt?    
6. Mengapa RAM tidak terbaca pada komputer ?    
7. Apa penyebab keyboard tidak berfungsi dengan semestinya ?          
8. Bagaimana cara mengidentifikasi kerusakan pada motherboard ?    
9. Bagaimana gejala yang terjadi pada sistem operasi apabila mengalami masalah ?      
10. Pesan apa yang diberikan komputer kepada pengguna jika ada problem atau kerusakan !        
11. Sebutkan kode kesalahan komputer dalam bentuk kode “beep”   ?  
12. Pesan apa yang diberikan komputer jika ada problem atau kerusakan power supply?      
13. Permasalah komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan apa saja ?
14. Apa yang harus dilakukan jika kita belum berhasil dalam melakukan perbaikan PC ?
15. Jika tombol mouse sebelah kiri diklik tidak bekerja, kerusakan apa saja yang mungkin terjadi! 

0 komentar: