TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Wednesday, March 5, 2014

[Polnep] Pengenalan Wireless Lan


Wi-Fi (juga ditulis Wifi atau WiFi) adalah sebuah teknologi terkenal yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar datasecara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi. Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi sebagai "produk jaringan wilayah lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11".[1] Meski begitu, karena kebanyakan WLAN zaman sekarang didasarkan pada standar tersebut, istilah "Wi-Fi" dipakai dalam bahasa Inggris umum sebagai sinonim "WLAN".

Sebuah alat yang dapat memakai Wi-Fi (seperti komputer pribadi, konsol permainan video, telepon pintar, tablet, atau pemutar audio digital) dapat terhubung dengan sumber jaringan seperti Internet melalui sebuah titik akses jaringan nirkabel. Titik akses (atau hotspot) seperti itu mempunyai jangkauan sekitar 20 meter (65 kaki) di dalam ruangan dan lebih luas lagi di luar ruangan. Cakupan hotspot dapat mencakup wilayah seluas kamar dengan dinding yang memblokir gelombang radio atau beberapa mil persegi — ini bisa dilakukan dengan memakai beberapa titik akses yang saling tumpang tindih.

"Wi-Fi" adalah merek dagang Wi-Fi Alliance dan nama merek untuk produk-produk yang memakai keluarga standar IEEE 802.11. Hanya produk-produk Wi-Fi yang menyelesaikan uji coba sertifikasi interoperabilitas Wi-Fi Alliance yang boleh memakai nama dan merek dagang "Wi-Fi CERTIFIED".

Wi-Fi mempunyai sejarah keamanan yang berubah-ubah. Sistem enkripsi pertamanya, WEP, terbukti mudah ditembus. Protokol berkualitas lebih tinggi lagi, WPA dan WPA2, kemudian ditambahkan. Tetapi, sebuah fitur opsional yang ditambahkan tahun 2007 bernama Wi-Fi Protected Setup (WPS), memiliki celah yang memungkinkan penyerang mendapatkan kata sandi WPA atau WPA2 router dari jarak jauh dalam beberapa jam saja.[2] Sejumlah perusahaan menyarankan untuk mematikan fitur WPS. Wi-Fi Alliance sejak itu memperbarui rencana pengujian dan program sertifikasinya untuk menjamin semua peralatan yang baru disertifikasi kebal dari serangan AP PIN yang keras.

Seiring dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan untuk akses jaringan bergerak, muncullah Wireless Local Area Network (Wireless LAN/WLAN) dimana hubungan antarterminal atau komputer seperti pengiriman dan penerimaan data dilakukan melaui udara dengan menggunakan teknologi gelombang radio (RF).

Apakah yang dimaksud dengan Wi-Fi?

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu salah satu standar wireless networking yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Perkembangan Wireless LAN saat ini cukup menjanjikan dan sangat populer dikalangan industri baik retail, pelayanan kesehatan, konstruksi dan lain sebagainya. Selain dapat meningkatkan produktifitas industri, penggunaan Wireless LAN juga merupakan alternatif terbaik berbisnis di era pasar global saat ini. Beberapa lembaga di Indonesia sudah mengimplementasikan Wi-Fi pada tempat-tempat publik seperti bandara, lobi hotel dan lain-lain.


Spesifikasi

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:
- 802.11a
- 802.11b
- 802.11g
- 802.11n

Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.


Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 GHz sampai 2.483,50 GHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:
Channel 1 - 2,412 GHz;
Channel 2 - 2,417 GHz;
Channel 3 - 2,422 GHz;
Channel 4 - 2,427 GHz;
Channel 5 - 2,432 GHz;
Channel 6 - 2,437 GHz;
Channel 7 - 2,442 GHz;
Channel 8 - 2,447 GHz;
Channel 9 - 2,452 GHz;
Channel 10 - 2,457 GHz;
Channel 11 - 2,462 GHz;


Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Keuntungan Wi-Fi

Saat ini pemanfaatan Wi-Fi telah banyak digunakan baik untuk aplikasi internal perusahaan (privat) maupun lokasi publik (Hotspot). Faktor pendorong penggunaan Wi-Fi yaitu Mobility, Jaringan tanpa kabel dan Kemudahan akses. Beberapa keuntungan yang didapat dari penggunaan Wi-Fi, diantaranya:
1. Mobilitas tinggi
2. Kemudahan dan kecepatan instalasi
3. Fleksibel
4. Menurunkan biaya kepemilikan
5. Scalable
6. Produktifitas

Kelemahan Wi-Fi

Selain keuntungan-keuntungan diatas, Wi-Fi juga memiliki beberapa kelemahan atau faktor penghambat. Sedangkan faktor penghambat penggunaan Wi-Fi yaitu Keamanan, Biaya, Pendukung, dan Kecepatan. Beberapa kelemahan dari penggunaan Wi-Fi, diantaranya:
1. Sistem keamanan terbatas
2. Tingkat kecepatan dipengaruhi oleh keadaan lingkungan
3. Topologi ruangan, daerah dan cuaca
4. Pengaruh gelombang radio
5. Biaya komponen Wi-Fi cukup besar
6. Kapasitas jaringan cukup terbatas

Komponen Wi-Fi

Dalam membentuk suatu jaringan Wi-Fi, maka diperlukan beberapa perangkat agar komunikasi antara station dapat dilakukan. Secara umum, komponen Wi-Fi itu terdiri atas perangkat berikut ini:
· Komputer/PC atau Laptop
· Access Point (AP), device transceiver ini terhubung dengan jaringan (LAN) melaui kabel (biasanya berupa UTP). Berfungsi untuk mengirim dan menerima data serta sebagai buffer data antara Wi-Fi dengan Wired LAN.
· Extension Point, berfungsi untuk menambah cakupan jaringan layaknya repeater untuk client ditempat yang lebih jauh.
· Antena
· Wireless LAN Card, dapat berupa PCMCIA yang berfungsi sebagai interface antara sistem operasi jaringan client dengan format interface udara ke Access Point (AP).

Wi-Fi Hardware


Wi-fi dalm bentuk PCI

Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :
- - PCI
- - USB
- - PCMCIA
- - Compact Flash


Wi-fi dalam bentuk USB


Model Konfigurasi Wi-Fi

Ada 2 model konfigurasi utama pada Wi-fi, yaitu:

1. Ad-Hoc
Jaringan Ad-Hoc terbentuk bila antara terminal yang telah dilengkapi Wireless LAN Card saling tersambung tanpa melalui Access Point. Contoh dari jaringan Ad-Hoc adalah jaringan yang memiliki konfigurasi Peer to peer.

2. Infrastruktur (Client Server)
Infrastruktur Wi-Fi adalah sebuah konfiurasi jaringan dimana jaringan wireless tidak hanya terhubung dengan sesama jaringan wireless saja. Akan tetapi, terhubung juga dengan jaringan wired. Agar jaringan wireless dapat terhubung dengan jaringan wired, maka diperlukan Access Point.

0 komentar: