TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Thursday, September 13, 2018

4.2 Mengkonfigurasi Remote Server - Configuration Mikrotik Part I




[1]- pastikan setting pada virtual box seperti gambar di bawah ini
Attached to : Bridged Adapter (sesuaikan dengan jaringan anda)
Name         : ***** ( sesuaikan dengan jaringan anda misal anda mengunakan Wifi/Lan)
Promiscuous Mode : Allow All
  
[2]- kemudian klik tombol start. setelah masuk mikrotik ketiklah perintah seperti di bawah ini. ini di maksudkan agar settingan kita sebelumnya terhapus. agar mikrotik benar- benar bersih dari setting konfigurasi yang lain. kemudian pilih [y] untuk mereset. kemudian mikrotik akan reboot.


[3]- setelah mikrotik melakukan reboot. maka ketikkanlah perintah di bawa ini untuk menggantikan nama admin@Mikrotik, menjadi nama anda admin@dani.


[4]- ketikkan "interface pr" tanpa tanda petik. untuk mengecek kondisi Ethernet apa sudah terinstal. kalau ada tanda X berarti tidak jalan/ disable. perhatikan urutan no di bawah lambang "#".


[5]- perhatikan urutan no di bawah lambang "#". ada no 0,1,2 adalah kode lain dari ether1,ether2,ether3. kali ini kita menganti nama dari ether1,ether2,ether3. Agar nantinya sesuai dengan nama jaringan yang akan kita buat. ketikkan code di bawah untuk mengganti nama ether tadi.

jika perintah yang kalian lakukan di atas benar maka, ketika anda mengetikan "interface pr" akan tampil seperti di bawah.


[6]- setelah kita memberi nama ether tadi, sekarang saatnya untuk memberi IP pada masing-masing ether. untuk lebih jelasnya liatlah code di bawah ini. ingat sesuaikan dengan topogi yang telah kita rancang sebelumnya.

[6]- kemudian buatlah gateway, sesuaikan dengan kelas IP pada "ether1-WAN" anda. dengan mengetikan kode di bawah ini.
 

[7]- Kemudian kita mengaktikan DNS, ini berfungsi untuk mendapatkan akses internet. disini kita pakai DNS default punya google. Atau anda juga bisa memasukan DNS bawaan Punya Speedy.


[8]- ketik "ip dns print" untuk melihat apakah konfigurasi DNS sudah benar. jika tidak tertulis "servers: 8.8.8.8" kemungkinan konfigurasi anda salah.


[9]- untuk kenyamanan jaringan biasanya admin menambahakan alternated DNS. cara menambahakan DNS alternated ada seperti di bawah ini.


[10]- Cek konfigurasi anda dengan mengetikan "ip dns print"

[10]- "ping google.com" untuk mengetes. apa internet sudah jalan di mikrotik anda.

[11]- untuk sementara internet hanya berjalan di mikrotik anda, client belum mendapatkanya. agar client pada ether2-LAN dan ether3-HOTSPOT. maka kita akan mengaktifkan NAT.


[12]- untuk memastikan sudah berjalan terkonfigurasi NAT nya ketikkaan code "ip firewall nat pr".

[13]- langkah terakhir. cek apakan IP di ether2-LAN sudah bisa mengakses internet dengan mengetikan kode di bawah ini.

[14]- okelah. sekarang kita mengetes apakah jaringan pada ether3-HOTSPOT berfungsi dengan mengetikan "ping www.cdn.net.id src-address=192.168.101.1"

**Catatan = setelah langkah ini kita akan melanjutkan setting DHCP di postingan berikutnya.



0 komentar: