TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Wednesday, September 4, 2013

Photoshop - Efek Refleksi Pada Kaca





Setelah kita mengetahui teknik menciptakan refleksi atau bayangan yang terpantul pada permukaan air dalam artikel sebelumnya. Kini kita akan mengetahui teknik menciptakan refleksi pada bidang berbahan gelas atau kaca (glass)Teknik ini cukup membantu bagi para fotografer yang ingin mendapatkan hasil foto yang lebih realistis ketika bayangan objeknya terpantul pada permukaan berbahan gelas/kaca (atau bahan apapun yang dapat merefleksikan objek). Berikut tahapan-tahapannya:
Buka file foto yang akan diedit di Adobe Photoshop. Perhatikan Layer tab, klik kanan pada layer Background (yang ada icon gembok-nya), lalu klik Layer from Background. Ubah nama “Layer 0” menjadi “Reflection” ketika dialog box muncul dan klik OK. Sekarang layer Background menjadi layer bebas (tidak terkunci). Duplikat layer “Reflection” dengan klik kanan layer tersebut di Layer tab lalu klik Duplicate Layer. Setelah layer baru terbentuk, double-click bagian nama layer tersebut untuk mengubah namanya dan ketikkan “Object”. Tahap pengubahan nama ini hanya untuk memudahkan, tidak diharuskan menggunakan nama yang sama.
Mengubah Nama
Pastikan layer “Reflection” terpilih (di-highlight abu-abu tua), klik Edit > Transform > Flip Vertical. Layer ini akan dibalik berlawanan dengan layer “Object”. Hasilnya memang tidak kelihatan karena posisi layer “Reflection” berada di bawah layer “Object”, tapi perubahannya bisa dilihat di Layer tab seperti pada gambar contoh di bawah ini.
Layer
Sekarang buat area untuk refleksi atau bayangannya. Klik Image > Canvas Sizedan dialog box akan muncul (lihat pada gambar). Perhatikan kolom-kolom di bawah New Size, ubah satuan ukuran menjadi “percent” dan ketikkan 30 pada kolom height kemudian klik OK. Angka “30” tidak mutlak, silahkan isi kolom heightsesuai area yang dibutuhkan untuk posisi refleksi. Kemudian perhatikan kotak-kotak bertanda panah di bawahnya, klik tanda panah “↑” (hasilnya akan tampak seperti pada gambar) sehingga area baru hanya akan terbentuk tepat di bawah gambar asli saja.
Area Refleksi
Ketika area kosong sudah siap, geser layer “Reflection” ke bawah; klik Move Tool, tekan Shift dan klik tanda panah “↓” di keyboard hingga tepian terdalam kedua gambar saling bertemu. Sekarang klik icon Layer Mask pada Layer tab, lalu klik kanan Paint Bucket Tool > Gradient Tool.
Gradient
Dengan Layer Mask yang masih terpilih, pastikan kotak Foreground Colorberwarna hitam. Geser kursor ke toolbar yang berada di atas dan klik segitiga kecil untuk melihat pilihan warna gradasinya, klik yang modelnya warnanya Hitam-Transparan lalu pilih model gradasi seperti pada contoh di bawah.  
Model Transparan
Setelah menutup dialog box, layer baru yang tadinya berwarna putih kini berisi garis hitam dan putih. Masih pada layer baru tersebut, klik Filter > Blur > Gaussian Blur untuk membuat garis yang lebih halus. Geser parameter ke sisi kanan untuk menambah efek blur, mungkin juga diperlukan pixel yang lebih banyak ketika berkutat dengan resolusi gambar yang lebih besar.
Ketika mode gradasi sudah dipilih, maka otomatis kursor akan berubah bentuk menjadi tanda “+”. Tarik garis lurus dengan menekan Shift dan geser (drag) kursor dari bawah ke atas di area kosong yang sudah dibuat tadi (pastikan tahap ini dilakukan di layer “Reflection”). Kemudian buat layer baru dan tempatkan di posisi terbawah (di bawah layer “Reflection”); klik layer baru tersebut dan geser (drag) hingga posisi terbawah. Klik Paint Bucket Tool, pastikan Foreground Color berwarna hitam lalu tuangkan cat di layer baru tadi (pada contoh bernama “Layer 1”). Kini kita punya bayangan pada permukaan gelap yang mengkilap (glassy).
Glassy
Hitam bukanlah satu-satunya warna yang bisa digunakan, dengan sedikit eksperimen bukan tidak mungkin refleksi yang dihasilkan akan menjadi lebih unik. Pada contoh berikutnya, warna yang akan digunakan adalah warna meja kayu seperti yang ada pada foto asli. Untuk teknik ini, pemilihan warna yang senada warna kayu pada foto menggunakan Eyedropper Tool lalu klik di bagian meja kayu (penulis sarankan untuk memilih warna yang paling terang). Dengan demikian, warna coklat/krem ala meja kayu akan menjadi Foreground Color. Buat layer baru di bawah “Reflection” (caranya seperti pada tahap sebelumnya) dan warnai dengan warna kayu yang baru saja dipilih.
Warnai foreground
Silahkan save as dokumen dalam format .JPEG, hasilnya bisa dilihat pada gambar di bawah.
Hasil Akhir

Penutup


Langkah-langkah pada tutorial kali ini memang sedikit lebih sederhana dibandingkan artikel sebelumnya, meski sama-sama tentang penciptaan refleksi pada bidang tertentu. Tetapi, bagaimanapun prosesnya, hasil tetaplah tujuan akhir yang menjadi perhatian.  Ingat, tetap lakukan pengeditan seteliti dan senatural mungkin meskipun melalui proses digital. Selamat mencoba! :)

0 komentar: