TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Thursday, January 15, 2015

Film - Shotlist Dan Storyboard


SHOTLIST

Untuk memudahkan D.O.P dalam mengambil gambar, scenario diringkas menjadi sebuah shotlist. Shotlist berisi daftar shot, angle, dan camera movement yang akan digunakan dalam setiap adegan. Agar lebih mudah, shotlist bisa dibuat dalam bentuk tabel, seperti berikut:



Kelemahan dari shotlist adalah terkadang hanya si pembuat shotlist yang paham dengan isi shotlist tersebut.

STORYBOARD

Adalah bentuk naskah yang dituangkan dalam bentuk gambar/sketsa yang berguna untuk lebih memudahkan camera person dalam pengambilan gambar.

Fungsi storyboard:
[1]- Sebagai panduan kru film, mulai dari sutradara, penulis cerita, kameramen, lighting, dsb.
[2]- Memungkinkan seorang pembuat film untuk memprevisualisasikan ide-idenya
[3]- Sebagai alat untuk mengkomunikasi ide kesuluruhan film.
[4]- Menjelaskan tentang alur narasi dari sebuah cerita. Tanpa skenario sudah bisa tahu bagaimana ceritanya.
[5]- Sebagai alat percobaan dengan sudut pandang kamera, perpindahan dan kesinambungan (countinuity) antara elemen – elemen dalam sebuah frame.

Beberapa tahap dalam membuat storyboard:

Thumbnail
Tahap paling awal yang dipakai ilustrator yaitu menggambarkan dalam bentuk panel sketsa yang masih sangat sederhana berisi nomor urut sebagai index dan pergerakan kamera atau pergerakan karakter yang diberi simbol anak panah.

Rough Pass
Tahapan revisi thumbnail dan panel yang digunakan lebih besar dibanding sebelumnya. Pada tahap ini, storyboard lebih mudah dibaca oleh non ilustrator seperti pemain, produser, kameramen, kru pencahayaan dan investor.

Clean Up / Final
Tahap terakhir yang siap pakai. Biasanya sudah lengkap dengan setting tempat, setting waktu, pemeran, camera position, camera angle, keterangan sound FX, dan keterangan lain yang dibutuhkan.

Dalam membuat storyboard, cukup gambar adegan yang penting saja, lengkap dengan keterangan yang dibutuhkan (penanda scene, adegan utama, butuh alat tertentu, butuh special effect, dll). Salah satu software yang membantu untuk membuat storyboard adalah Springboard.

Kelemahan dari storyboard adalah pembuatannya susah dan rumit, harus detail, dan butuh waktu lama. Namun saat memproduksi film dengan panduan storyboard, syuting akan semakin cepat karena sudah jelas bayangan tentang gambar yang akan diambil.

0 komentar: