TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Thursday, August 22, 2013

Photography - Depth of Field (Ruang Ketajaman) dan Bokeh



Menentukan fokus adalah teknik kedua terpenting di fotografi setelah mengetahui kontrol exposure. Dengan menentukan fokus, Anda dapat mengontrol derajat kepentingan dari objek-objek yang ada di dalam gambar Anda, sehingga Anda dapat mengontrol Point of Interest dari foto Anda. Dengan mengontrol Point of Interest Anda dapat mengontrol bagaimana pemirsa menterjemahkan dan menikmati gambar Anda. Menentukan fokus seperti menentukan plot atau cerita dari gambar Anda.

Depth of Field (Ruang Ketajaman) adalah sebuah istilah yang amat familiar di kalangan fotografer, akan tetapi banyak yang kesulitan untuk memahaminya. Secara mudah, depth of field (DoF atau Ruang Ketajaman) adalah sebuah rentang yang mana objek-objek yang ada dalam rentang tersebut terlihat fokus, sedangkan objek-objek yang ada di luar rentang tersebut terlihat blur atau out of focus. Bersama-sama dengan titik fokus, depth of field mengontrol rentang objek-objek yang kita ingin fokus. Titik fokus mengontrol titiknya, sedangkan depth of field mengontrol rentangnya.

Jadi misalkan saya ingin memotret tiga orang model, Okta, Indah dan Vita. Saya memiliki pilihan untuk membuat hanya satu orang saja yang fokus, atau ketiga-tiganya yang fokus. Saya dapat melakukan hal ini dengan membuat rentang dari DoF saya pendek (sehingga hanya satu orang saja yang fokus) atau panjang (sehingga ketiga-tiganya fokus).




Jujur, DoF sebenarnya amat rumit untuk dipahami karena terdapat banyak sekali hal yang mengontrol DoF. Agar dapat benar-benar memahami DoF kita perlu terlebih dahulu memahami konsep dari ketajaman dan circle of confusion, yang mana saya menyerah berusaha memahaminya karena terlalu rumit dan membingungkan. Walaupun begitu, di tulisan ini saya akan coba membuatnya seringan mungkin.

Pada dasarnya, DoF adalah rentang yang mana objek-objek yang ada dalam rentang tersebut terlihat tajam, sedangkan yang berada di luar rentang tersebut akan terlihat blur, tidak tajam atau out of focus. Rentang dari depth of field utamanya dipengaruhi oleh:
a. Diafragma (bukaan) dari lensa
b. Jarak antara kamera dengan objeknya (dan dengan background)
c. Karakter dari lensa itu sendiri



DOF Pendek




Pada DoF pendek, rentangnya hanya selebar Indah saja, sedangkan Okta dan Vita berada di luar dari rentang fokus. Kondisi ini mengakibatkan foto yang didapat adalah Indah yang fokus sedangkan Okta dan Vita terlihat blur atau out of focus.

Kita bisa mendapatkan ini dengan setting pada kamera:
- Bukaan terbesar (angka diafragma kecil, seperti f/1.4, f/1.8, f/2.8, dll.)
- Motret dari jarak yang dekat dengan subjek

Biasanya kita memakai setting-an ini untuk memotret:
- Model
- Macro (serangga, bunga, dll)
- Food Photography (Teknik selective focus)
- Candid

DOF Panjang





Kebalikan dari DoF pendek, rentang fokus pada DoF panjang cukup jauh. Hal ini membuat Okta, Indah dan Vita dapat berada dalam rentang fokus, sehingga memberikan kita sebuah foto yang mana ketiganya fokus.

Kita mendapatkan ini dengan setting pada kamera:
- Bukaan terkecil (angka diafragma besar, seperti f/22, f/29, f/32, etc.)
- Motret dari jarak yang jauh dari subjek

Biasanya kita memakai setting-an ini untuk memotret:
- Landscape
- Arsitektur
- Foto interior ruangan

Sumber :
MK Photograhy

0 komentar: