TOP NEWS

A friend once said, "You can't get so hung up on where you'd rather be that you forget to make the most of where you are." We got lost along the way. But we found each other. And we made a life. A beautiful life. Together.

Thursday, January 15, 2015

Film - Lighting


Fungsi Lighting: 

[1]-  Menyinari objek yang akan berhadapan dengan camera. 
[2]-  Menciptakan gambar yang artistik. 
[3]-  Membuat efek khusus. 
[4]-  Menghilangkan bayangan yang tidak perlu / mengganggu. 

Jenis Lighting 

Berdasarkan fungsinya, ada tiga jenis lighting: key light, back light, dan fill light. Dari tiga jenis tersebut, yang paling penting adalah key light dan back light. Key light adalah cahaya utama. Cahaya yang dihasilkan lebih dominan. Biasanya terletak searah/di dekat kamera. Back light adalah lighting yang diletakkan di belakang objek, fungsinya untuk memberi batasan agar objek tidak terlihat menyatu dengan background. Sedangkan fill light fungsinya sebagai pelengkap keduanya, untuk meratakan penyinaran maupun menghilangkan bayangan yang dihasilkan key light. Pengaturan letak lighting dapat digambarkan sebagai berikut:

Berdasarkan sifatnya, cahaya dibagi menjadi dua macam: hard light, cahaya dengan intensitas tinggi (contohnya cahaya matahari waktu siang) dan softlight (contohnya lampu pijar atau TL). Soft light, cahaya yang lebih lembut, sifatnya menyebar dan mengurangi bayangan objek. Softlight dapat dibuat dengan cara memberikan filter di depan cahaya yang keras dan memantulkannya dengan bantuan reflektor.

Daftar derajad Kelvin dengan sumber cahaya: 

10.000 Kelvin Langit biru 
9.000   Kelvin Langit mendung 
5.600   Kelvin Cahaya matahari (DAY LIGHT) 
4.900   Kelvin Lampu Neon 
4.200   Kelvin 2 jam setelah matahari terbit/sebelum terbenam (TUNGSTEN) 
3.800   Kelvin 1 Jam setelah matahari terbit 
3.200   Kelvin Lampu halogen 
2.800   Kelvin Lampu Pijar 
2.200   Kelvin Matahari terbit/terbenam 
1.600   Kelvin Cahaya Matahari




0 komentar: